Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan dua perusahaan teknologi berbasis keuangan (fintech) dengan bisnis pinjaman online (pinjol) siap IPO pada tahun ini.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan mengumumkan terdapat dua perusahaan financial technology peer-to-peer lending alias pinjaman online yang akan melangsungkan penawaran umum perdana saham alias initial public offering pada 2023.
“Saat ini ada dua perusahaan yang dalam pipeline IPO terkait dengan P2P lending dan dari dua calon emiten tersebut, yang satu belum bisa kita jelaskan secara detail karena belum pra-efektif,” ungkap Inarno. Sementara untuk nama kedua, OJK belum dapat memberi penjelasan lebih lanjut karena belum mendapatkan pernyataan pra-efektif.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Langgar Aturan, OJK Bekukan Leasing Hewlett Packard FinanceOtoritas Jasa Keuangan (OJK) lagi-lagi menjatuhkan sanksi pembekuan usaha pada lembaga jasa keuangan.
続きを読む »
OJK Tebar 24 Sanksi di Pasar Modal, Ini Daftar yang DihukumPT KAM menjual KPD melalui KAS dengan memberikan janji imbal hasil pasti ke nasabah.
続きを読む »
Setelah izin Usaha Kresna Life Dicabut, OJK Ingatkan Tenggat Pembentukan Tim LikuidasiOtoritas Jasa Keuangan memerintahkan kepada pemegang saham Kresna Life untuk menggelar RUPS dan pembentukan tim likuidasi.
続きを読む »
Setelah Izin Usaha Kresna Life Dicabut, OJK Ingatkan Tenggat Pembentukan Tim LikuidasiOtoritas Jasa Keuangan memerintahkan kepada pemegang saham Kresna Life untuk menggelar RUPS dan pembentukan tim likuidasi.
続きを読む »
Nyali Calon Emiten Cari Dana IPO meski Keuangan MerugiSejumlah emiten yang melantai di bursa pada 2023 masih mencatatkan kerugian, perlu menjadi perhatian di tengah semaraknya tren IPO.
続きを読む »
Diklaim Legal, Jasa Gesek Tunai Paylater Raup Untung hingga Rp5 Juta/BulanJasa gestun paylater tidak mematok bunga, namun menerapkan biaya jasa sebesar 10 persen hingga 25 persen.
続きを読む »