Wisatawan Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir Di Pantai Kuta Mandalika, Pemda Diam Wisatawan
jpnn.com, MANDALIKA - Tarif parkir di pantai Kuta Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dikeluhkan pengunjung saat liburan tahun baru. Baca Juga:Salah satu pengunjung Lukmanul Hakim menceritakan pengalamannya, saat itu berwisata untuk menikmati liburan tahun baru bersama keluarga. "Begitu saya parkir, diberikan karcis sama orang yang mengaku petugas," kata Lukman kepada JPNN.com, Rabu .
Baca Juga:Soal parkir Lukman tidak pernah menyoalkan, hanya saja tarif yang dikenakan hanya untuk motor sangatlah besar.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Masjid Al Jabbar Jadi 'Waterboom', Pengamat Heran Tidak Ada Petugas atau Papan Peringatan - Pikiran-Rakyat.comJejen Jaelani menyoroti apakah sebelum pembangunan masjid pemerintah memperhitungkan jumlah wisatawan, atau sosiologis dari wisatawan.
続きを読む »
Masjid Al Jabbar Jadi 'Waterboom', Pengamat Heran Tidak Ada Petugas atau Papan Peringatan - Pikiran-Rakyat.comJejen Jaelani menyoroti apakah sebelum pembangunan masjid pemerintah memperhitungkan jumlah wisatawan, atau sosiologis dari wisatawan.
続きを読む »
Warga Keluhkan Eceng Gondok di Waduk Cirata Bandung Barat, Kegiatan Memancing Terhambat - Pikiran-Rakyat.comEceng gondok terlihat memenuhi permukaan air waduk Cirata Bandung Barat, warga sekitar mengaku mengalami kesulitan.
続きを読む »
Warga Keluhkan Jalan Rusak di Jembatan Glonggongan Rawamangun, Kerap Timbulkan Kecelakaan'Jalanannya rusak belum lama ini, sebulan dua bulanan, karena bikin saluran air. Sebelumnya masih bagus,' ujar pedagang di sekitar lokasi.
続きを読む »
Keluhkan Perppu Ciptaker, Pengusaha Tekstil Curhat Minta Ini ke PemerintahPengusaha tekstil mengeluhkan Perppu Cipta Kerja (Ciptaker) justru akan menambah beban pengusaha.
続きを読む »
Warga Kelurahan Bantan, Keluhkan Pengerjaan Drainase Asal JadiWarga Lingkungan 9, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, mengeluhkan kondisi proyek pengerjaan drainase di 4 lokasi, yakni di Gang Pribadi, Gang Sepakat, Gang Swadaya, dan Gang Jaya. Pasalnya, warga menilai pengerjaan drainase tersebut terkesan asal jadi.
続きを読む »