Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan soal tingkat penularan varian XBB 1.5.
Dia menjelaskan WHO belum memiliki data mengenai tingkat keparahan XBB 1.5. Namun tidak ada indikasi varian akan membuat orang yang terinfeksi menjadi parah dari omicron sebelumnya.
"Kami memperkirakan gelombang infeksi lebih lanjut di seluruh dunia, namun itu tidak harus diterjemahkan menjadi gelombang lebih lanjut karena tindakan pencegahan kami terus berhasil," jelasnya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Bukan BF.7, Varian Baru Covid Tembus Antibodi Menggila di ASSejumlah besar kasus Covid-19 AS sekarang disebabkan oleh XBB dan saudaranya XBB.1.5.
続きを読む »
Epidemiolog: XBB Bisa Jadi Varian yang Harus Diwaspadai pada 2023 |Republika OnlineSubvarian XBB 1.5 dikhawatirkan picu gelombang Covid-19 pada 2023.
続きを読む »
Virus XBB.1.5 Menggila di AS, Ini Ciri-Ciri Covid Varian BaruDinamakan XBB.1.5, subvarian ini menyebar di AS seiring dengan penularan masif subvarian BF.7 di China.
続きを読む »
Varian Super Omicron XBB.1.5 yang Kebal Vaksin Sudah Sampai Korsel - JawaPos.comMutasi Covid-19 belum selesai. Kali ini muncul lagi turunan Omicron XBB yakni Omicron XBB.1.5 yang memicu lonjakan rawat inap di Amerika Serikat.
続きを読む »
China: Subvarian Baru Omicron dari Eropa dan AS |Republika OnlineShanghai mendeteksi subvarian BQ.1 dan XBB di lokasi yang jadi tempat karantina.
続きを読む »