Wakil Direktur Pelaksana IMF Gita Gopinath mengatakan Bank of Japan (BOJ) menghadapi risiko bahwa inflasi di Jepang akan berada di bawah target.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Dana Moneter Internasional menyoroti tantangan berbeda yang dihadapi oleh bank sentral Jepang dari bank sentral lainnya.
Gita mengatakan BOJ tidak seperti negara-negara ekonomi utama di dunia. BOJ memang menghadapi kenaikan inflasi di Jepang, namun risiko inflasi kembali turun di bawah target bank sentral masih tetap tinggi. Bank sentral Jepang juga mengatakan akan melanjutkan pembelian obligasi berskala besar dan meningkatkannya secara fleksibel jika diperlukan karena menunjukkan niatnya untuk menggandakan pertahanan program kontrol kurva imbal hasil untuk saat ini.
Langkah tersebut mengejutkan pelaku pasar, namun sepertinya tidak akan memadamkan spekulasi bahwa BOJ melakukan normalisasi kebijakan seiring dengan percepatan inflasi, bersamaan dengan Gubernur Haruhiko Kuroda yang akan segera mengakhiri masa jabatannya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Bank Sentral Jepang Pertahankan kebijakan Moneter, Bantah Spekulasi PasarBank sentral Jepang, Bank of Japan (BOJ), tidak mengubah suku bunga negatif pada -0,1 persen dan mempertahankan imbal hasil obligasi 10 tahun sekitar 0 persen.
続きを読む »
OJK Masih Kaji Kebijakan 'Spin Off' Bank SyariahKebijakan spin off bank syariah sedang dikaji OJK agar perkembangan industri bank syariah bisa lebih cepat.
続きを読む »
Tekad Palembang Bank SumselBabel Langsung Diuji Jakarta Lavani Allo Bank!Palembang Bank Sumsel Babel bertekad memaksimalkan tiga laga di kandang. Pertama-tama, ada Jakarta Lavani Allo Bank yang akan menguji tekad itu!
続きを読む »
Era Bank Digital Usai, Big Bank Bakal Kembali Merajai'Big Banks' yang memiliki current account saving account (CASA), giro, dan tabungan dengan proporsi funding yang besar
続きを読む »
World Economic Forum (WEF): CEO dan Ekonom Bersiap Hadapi Resesi Global Tahun IniSebanyak 73 persen dari 4.410 CEO yang disurvei oleh PricewaterhouseCoopers LLP memperkirakan pertumbuhan global akan menurun selama 12 bulan mendatang.
続きを読む »