Penduduk Wuhan, di provinsi bagian tengah China, Hubei, hari Senin (23/1) mengatakan mereka menaruh harapan bagi masa depan dan tidak lagi takut akan COVID-19, tiga tahun setelah kota itu menjalani lockdown terkait virus yang ketika itu dianggap misterius.
Penduduk Wuhan, di provinsi bagian tengah China, Hubei, hari Senin mengatakan mereka menaruh harapan bagi masa depan dan tidak lagi takut akan COVID-19, tiga tahun setelah kota itu menjalani lockdown terkait virus yang ketika itu dianggap misterius.
Banyak juga yang berduyun-duyun ke Kuil Guiyuan, salah satu tempat paling terkenal di Wuhan, yang dibuka untuk pertama kalinya dalam tiga tahun untuk liburan Tahun Baru Imlek. Sewaktu China merayakan Tahun Baru Imlek pekan ini, pemandangan Wuhan berbeda jauh dengan situasi yang mencengkeram kota berpenduduk 11 juta itu pada awal 2020. Sejak Beijing memerintahkan Wuhan ditutup dalam upaya menghentikan perebakan wabah pada Januari 2020, COVID telah menghancurkan planet ini, menewaskan jutaan orang dan menjerumuskan ekonomi global ke dalam kekacauan.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Tuntut Pekerjaan untuk Penduduk Sekitar, Warga Jatijajar Depok Demo Gudang Lazada | merdeka.comGudang Lazada di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok didemo warga. Mereka menuntut realisasi penyerapan tenaga kerja sebesar 30 persen dari penduduk sekitar.
続きを読む »
Merasa Diintimidasi Developer, Warga Perumahan di Bogor ke Kantor Polisi untuk Bikin LaporanKuasa hukum warga Selestinus Ola mengatakan, laporan tersebut dibuat sebagai upaya warga untuk mendapatkan perlindungan hukum.
続きを読む »
Foto : Potret Kontras Wuhan Saat Imlek 2020 dan 2023 | merdeka.comPenduduk Wuhan memperingati tiga tahun sejak virus corona memaksa mereka menjalani karantina ketat yang mengerikan dengan memperlihatkan foto-foto kondisi Kota Wuhan saat dan sesudah lockdown di tengah suasana perayaan Imlek pada tahun 2020 dan 2023.,Wuhan,China,Viral Hari Ini,Imlek,Tahun Baru Imlek,Hari Raya Imlek
続きを読む »
Tahun Baru Imlek di Tengah Meningkatnya Covid-19 di China, Ternyata Bikin DilemaPelonggaran Covid-19 di China membuat warga negara itu kembali bepergian saat Tahun Baru Imlek.
続きを読む »
Cerita Warga Keturunan China di Indonesia, Kenapa Jarang Pakai Nama Tionghoa LagiMenurut Merlinna yang nama anaknya Tjeuw Chuen Xiang, pemberian nama Tionghoa lebih sebagai tradisi budaya dalam melestarikan marga leluhur.
続きを読む »