Ada potensi cuan dari saham ini
- Di tengah sektor sawit yang adem ayem, DSNG menjadi salah satu saham yang menawarkan valuasi menarik.
Segmen kelapa sawit masih memberikan kontribusi paling besar, yakni 88% dari total penjualan konsolidasi, dengan penjualan kelapa sawit pada kuartal I 2023 sebesar Rp 1,8 triliun, naik 46% dibandingkan periode yang sama 2022. Di samping itu, ketatnya pasokan CPO secara global dan naiknya harga minyak nabati dunia di awal tahun 2023 menyusul belum jelasnya akhir perang Rusia dan Ukraina ikut mendorong peningkatan harga rata-rata CPO Perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini.
DSNG juga akan membagikan dividen tunai tahun sebesar Rp 318 miliar atau Rp 30 per saham pada 6 Juli 2023. Jumlah dividen tunai yang dibagikan tersebut mencapai 26,3% dari total laba yang diatribusikan kepada entitas induk pada tahun 2022. Dengan menggabungkan dua metrik tersebut dan potensi pertumbuhan laba perusahaan ke depan, nilai wajar DSNG sebesar Rp760 atau adanya potensi kenaikan 36,94 persen dari harga per 3 Juli Rp555 per saham.DSNG merupakan entitas milik empat keluarga pengusaha, yakni keluarga T.P. Rachmat dengan kepemilikan terbesar 31,71%, keluarga Oetomo 28,90%, keluarga Soebianto 9,92%, dan keluarga Liana Salim Lim 6,32%.
Pada 1991, basis produksi perusahaan dipindahkan dari Kalimantan ke Jawa, dimulai dengan relokasi pabrik dari Samarinda ke Surabaya, dan kemudian ke Gresik pada 1992. Awalnya dimulai dengan PT Swakarsa Sinarsentosa, kemudian berkembang dengan berdirinya PT Dharma Intisawit Nugraha dan PT Dharma Agrotama Nusantara serta anak-anak perusahaan lainnya di sektor perkebunan.
Perkebunan kelapa sawit DSNG berjumlah 15 kebun, yang berlokasi di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara dengan total area tertanam 112.500 ha. Tanaman umur prima perusahaan mencapai 72%.DSNG memiliki kapasita penyimpanan CPO mencapai 97.000 ton dan kapasitas produksi KCP 400 ton/hari. Jumlah PKS 12 pabrik dan total kapasitas PKS 675 ton/jam.
Produk panel menyumbang 48% dari penjualan segmen kayu, sedangkan engineered flooring 42% dan door 10%.Secara makro, beberapa lembaga nasional maupun internasional memperkirakan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 masih akan terus bertumbuh positif. Selain itu, diperkirakan konsumsi CPO dalam negeri juga akan meningkat. Menurut data GAPKI, setiap tahun konsumsi CPO dalam negeri selalu tumbuh positif, di mana pada 2022 secara total mencapai 20,97 juta ton, lebih tinggi dibandingkan 2021 yang sebesar 18,42 juta ton.
Sedangkan dari sisi permintaan, mengutip Oil World, permintaan CPO diperkirakan akan bertumbuh didorong keputusan pemerintah Indonesia untuk mengimplementasikan program biodiesel B-35 pada 2023.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Banyak Saham Mendekati Rp1 Per Saham, BEI Buka SuaraDirektur Utama BEI Iman Rachman mengaku, BEI tidak dapat mengontrol performa saham di pasar.
続きを読む »
Tips Jitu Investasi di Reksa Dana SahamBeberapa reksa dana saham tercatat berkinerja negatif pada pekan lalu meskipun pasar saham melaju
続きを読む »
Era Suku Bunga Tinggi, Cek Deretan Saham IniBagaimana prospek ekonomi semester kedua 2023 dan saham apa yang menarik?
続きを読む »
IHSG Parkir di Zona Merah, Saham FORU Justru Terbang ARASebanyak 313 saham menguat, 233 saham terkoreksi, dan 191 saham stagnan pada akhir perdagangan IHSG hari ini.
続きを読む »
Kinerja Harga Saham Bank Digital (ARTO, BBHI, Hingga BBYB) Masih Jeblok per Semester I/2023inerja saham emiten bank digital seperti PT Bank Jago Tbk. (ARTO) dan PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) masih di zona merah pada semester pertama tahun ini.
続きを読む »