Ukraina Bantah 600 Tentara Tewas Akibat Serangan Rudal Rusia
Militer Ukraina menolak klaim palsu Rusia saat melakukan serangan roket balasan pada Minggu . Dalam peristiwa itu, Rusia mengklaim 600 tentara Ukraina yang ditempatkan di Kramatorsk di wilayah Donetsk tewas. Namun, klaim itu dibantah Ukraina.
Baca juga:Perang di Ukraina Masih Memanas, Rusia Siapkan Wajib Militer Jilid II“Angkatan bersenjata Ukraina tidak terpengaruh,” tegasnya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Ukraina Bantah Klaim Rusia Tewaskan 600 Orang TentaranyaUkraina membantah klaim Rusia yang menewaskan 600 tentaranya, dan menyebut hal itu sebagai 'propaganda'.
続きを読む »
Rusia Klaim Bunuh 600 Tentara Ukraina, Dibantah Habis-habisan oleh UkrainaRusia menyatakan telah membunuh 600 tentara Ukraina, namun tanda-tanda habis perang tak tampak.
続きを読む »
Rusia Klaim Pasukannya Tewaskan 600 Lebih Pasukan UkrainaAngkatan bersenjata Rusia mengklaim menewaskan lebih dari 600 prajurit Ukraina dalam serangan roket besar-besaran di pangkalan sementara di Kramatorsk.
続きを読む »
Ukraina Tepis Klaim 600 Tentaranya Tewas Dirudal RusiaUkraina bantah 600 tentaranya tewas diserang rudal besar-besaran oleh Rusia. Militer Kiev menepis klaim Moskow bahwa serangan rudal besar-besaran Rusia telah...
続きを読む »
Rusia Klaim Serangan Rudal Besar-besaran Habisi 600 Tentara UkrainaAkibat serangan rudal besar-besaran di lokasi sementara unit AFU ini, lebih dari 600 prajurit Ukraina tewas, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Rusia mengeklaim...
続きを読む »
Rusia klaim tewaskan 600 tentara UkrainaRusia pada Minggu (8/9) mengklaim telah menewaskan 600 tentara Ukraina lewat 'operasi balasan'. 'Lebih dari 600 tentara Ukraina tewas akibat serangan rudal besar-besaran di lokasi penempatan sementara unit AFU (Angkatan Bersenjata Ukraina),'
続きを読む »