Pemerintah Korea Utara memiliki aturan sendiri soal sapi dan manusia
Minggu , musim dingin tengah melanda Korea Utara. Namun alih-alih menyelamatkan nyawa warga, pemerintah justru lebih memikirkan nasib sapi.
Namun hal berbeda terjadi pada warga. Saat jatah pangan sapi melimpah, jatah tahunan untuk petani telah dikurangi setengahnya dengan alasan panen yang buruk. Tak berhenti sampai di situ, saat banyak warganya meninggal karena kelaparan, Kim Jong-un malah sering pamer senjata nuklir ke dunia internasional.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Rezim Kim Jong-Un Hukum 4 Pelajar Korea Utara Kerja Paksa, Gegara Gunakan Dialek Korea SelatanEmpat pelajar Korea Utara dilaporkan dikeluarkan dari sekolah dan dihukum kerja paksa oleh rezim Kim Jong-un.
続きを読む »
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Enam Perairan SulutKecepatan angin tertinggi, kata dia, diperkirakan terjadi di perairan Kepulauan Sangihe, Talaud, yang dapat mendukung peningkatan tinggi gelombang di wilayah tersebut dan sekitarnya.
続きを読む »
Jalin Asmara dengan Angela, Ecky Pelaku Mutilasi Mengaku Merasa Lebih Nyaman dengan Wanita Lebih TuaPelaku mutilasi M Ecky Listiantho (34) mengaku merasa lebih nyaman menjalin hubungan asmara dengan wanita atau pasangan yang berusia lebih tua.
続きを読む »
Kuota Haji 2023 Normal, Komnas Haji dan Umrah Sebut Empat Tantangan Kemenag |Republika OnlinePelaksanaan misi haji 2023 harus lebih sukses dan lebih baik dari tahun sebelumnya.
続きを読む »
Ngenes! di Korea Utara, Nyawa Sapi Lebih Berharga daripada ManusiaAda sebuah fenomena aneh di Korea Utara. Pemerintah lebih mempriorotaskan nyawa sapi ketimbang warganya.
続きを読む »
Bersihkan Puing Bangunan Pascagempa Cianjur, Seorang Pekerja Tewas Tertimpa ReruntuhanNasib tragis dialami Udan (45), warga Kampung Cijedil RT 04.07, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Nasib tragis dialami Udan (45), warga Kampung...
続きを読む »