Puisi Cinta yang Membunuh merupakan film horor perdana Garin Nugroho.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dalam Puisi Cinta yang Membunuh, Ranum dikisahkan tengah berada di sebuah studio fashion. Perempuan berpakaian warna kuning itu memegang kamera lalu bermonolog tentang puisi cinta yang mampu menghidupkan, tapi di satu sisi juga mampu membunuh.
Ini merupakan adegan awal Puisi Cinta yang Membunuh. Film horor perdana Garin Nugroho ini terinspirasi dari buku puisinya berjudul Adam, Hawa, dan Durian serta fenomena masyarakat tentang trauma healing dari berbagai bentuk kekerasan ekstrem hingga mitos tenaga supernatural serta budaya populer. Baca Juga "Bukan buah apel ya, karena kita Indonesia sarat dengan buah durian. Ada sebuah kata yang penting dalam puisi ini, 'Kita adalah Adam dan Hawa, untuk mewujudkan cinta maka kita harus melalui proses yang penuh tragedi," kata Garin dalam press screening Puisi Cinta yang Membunuh di XXI Epicentrum, Jakarta, Selasa .
Berdurasi 101 menit, film horor tersebut sangat berbeda dengan film bergenre sama yang sering menonjolkan jumpscare. Film yang tayang 5 Januari 2023 ini justru sangat kuat dalam cerita dan dialognya, dan lebih banyak adegan gore yang membuat penonton meringis.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
|em|Puisi Cinta yang Membunuh|/em|, Film Horor Perdana Garin Nugroho |Republika OnlinePuisi Cinta yang Membunuh diundang world premiere di Rotterdam, Belanda.
続きを読む »
Prof Said Pertanyakan Ketenangan Ferdy Sambo Membunuh Brigadir JProf Said Karim memberikan keterangan sebagai saksi ahli dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo.
続きを読む »
Jamin Ginting Sebut Kata Hajar dari Sambo Identik dengan Tembak dan MembunuhKubu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mulai dari pembuktian motif, syarat perencanaan pembunuhan, hingga...
続きを読む »
Pengacara Keluarga Brigadir J: Ferdy Sambo Membunuh Yosua Dua KaliPengacara Keluarga Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat, Martin Lukas Simanjuntak menilai Ferdy Sambo dua kali membunuh Yosua.
続きを読む »
Ahli Meringankan Sambo: Perintah 'Hajar' Tak Berarti Membunuh atau Menembak!Riuh tawa memenuhi ruang sidang saat Jaksa mencecar Ahli Hukum Pidana dari Universitas Hassanudin, Said Karim soal motif ‘apakah masuk sebagai inti dalam...
続きを読む »