Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, faktor yang harus diantisipasi terhadap pertumbuhan ekonomi yaitu resesi, utang, geopolitik dan perubahan iklim.
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, faktor yang harus diantisipasi terhadap ekonomi global yaitu resesi, utang, geopolitik dan perubahan iklim atau climate change.
Sri Mulyani mengatakan, Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 hanya mencapai 2,7 persen. Angka ini menurun dari pertumbuhan ekonomi 2022 yang sebesar 3,2 persen.Sri Mulyani: 2023 Akan Jadi Tahun yang Menarik dan Menegangkan "Biasanya awal Januari, kalau tahun 2021 pertumbuhan ekonomi dunia di 6 persen, tahun 2022 oleh IMF diprediksi hanya 3,2 persen. Sementara, 2023 hanya 2,7 persen.
"Hal ini menjadi suatu kewaspadaan, memang prediksi lembaga global kurang menggembirakan. Tidak hanya inflasi, dan kemungkinan resesi, kemungkinan juga ada masalah kemampuan membayar utang di berbagai negara,” tegasnya.Sri Mulyani: Realisasi Belanja Negara 2022 Rp 3.090,8 T Menkeu menambahkan, tahun in diperkirakan masih akan terjadi ketegangan geopolitik. Kondisi itu akan memengaruhi rantai pasok dan berdampak pada kinerja ekonomi dunia.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
IMF Ramal Sepertiga Negara Masuk Jurang Resesi, Sri Mulyani: Kita Tidak TermasukMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cukup percaya diri jika Indonesia tidak terseret ke dalam jurang resesi.
続きを読む »
Sri Mulyani Pede Indonesia Tak Akan Masuk Jurang ResesiIndonesia disebut menjadi negara yang tidak akan masuk dalam jurang resesi tahun 2023 ini. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
続きを読む »
Alasan Sri Mulyani Pede RI Tak Akan Masuk ke Jurang Resesi Tahun IniMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin optimis Indonesia tak akan terperosok ke dalam resesi.
続きを読む »
Sri Mulyani: RI Tidak Masuk Sepertiga Negara yang Resesi!Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini Indonesia diyakini tidak akan masuk ke dalam jurang resesi.
続きを読む »