Sinyal Resesi 2023 Kian Nyata, 60% Negara Alami Stagflasi
Jakarta, CNBC Indonesia-
Chief Economist IQI Global, Shan Saeed menyebutkan peringatan IMF terhadap potensi resesi global sudah terjadi dimana saat ini 60% sudah mengalami stagflasi sebelum masa resesi dan diproyeksi baru akan pulih di 2026. Senada dengan Saeed, Ekonom UI, Willem Makaliwe juga melihat ancaman resesi global semakin besar, namun demikian ekonomi Indonesia diharapkan cukup kuat bertahan tetap tumbuh di masa sulit 2023.
Seperti apa sinyal resesi 2023? dan seperti apa daya tahan Indonesia menghadapi gejolak 2023? Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Chief Economist IQI Global, Shan Saeed dan Managing Director Lembaga Manajemen UI, Willem Makaliwe dalam Closing Bell,
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Resmi! Nilai UTBK Jadi Syarat Masuk PKN STANPKN STAN tetapkan nilai UTBK SNBT 2023 menjadi syarat seleksi administratif SPMB STAN 2023.
続きを読む »
2023 Jadi Tahun Menakutkan, Mana Investasi Anti Resesi?2023 Jadi Tahun Yang Menakutkan, Mana Saham Anti Resesi?
続きを読む »
Ini 12 Prediksi Resesi AS di 2023, dari Jeff Bezos hingga Elon MuskBanyak bos besar dan ekonom memperingatkan potensi resesi yang kemungkinan besar terjadi di AS
続きを読む »
2023 Dihantui Resesi, Bagaimana Prospek Pasar Modal RI?Perekonomian dunia dihadapkan pada ancaman resesi global di tahun 2023 ini. Lalu, bagaimana nasib pasar modal Indonesia?
続きを読む »
Ancaman Resesi Global 2023 Jadi Peluang Investasi Properti di Indonesia, Kok Bisa?Ancaman resesi hingga suku bunga yang tinggi pada 2023 jadi peluang investasi properti di Indonesia.
続きを読む »
Ancaman Resesi Global 2023 Buka Peluang Investasi Properti di IndonesiaAncaman resesi hingga suku bunga yang tinggi pada 2023 menjadi peluang investasi properti di Indonesia.
続きを読む »