Ukraina selangkah lebih dekat untuk memenangkan armada tank tempur modern Leopard yang diharapkan dapat mengubah arah perang dengan Rusia.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Ukraina selangkah lebih dekat dalam upayanya untuk memenangkan armada tank tempur modern Leopard yang diharapkan dapat mengubah arah perang dengan Rusia.
Tank tempur Leopard buatan Jerman, pekerja keras tentara di seluruh Eropa, tidak dapat dikirim tanpa izin dari Berlin, yang sejauh ini ditolak. "Ketika seseorang, ketika menteri pertahanan, diumumkan, ini adalah pertanyaan pertama yang diputuskan secara konkret," kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck kepada penyiar radio Deutschlandfunk pada Selasa , sebelum pengangkatan diumumkan.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Ukraina Berharap Jerman Segera Kirim Tank Leopard 2 untuk Lawan RusiaUtusan diplomatik Kiev di Berlin mengatakan negaranya membutuhkan tank Leopard 2 buatan Jerman untuk melawan Rusia secepat mungkin.
続きを読む »
Korban Tewas Serangan Rusia di Dnipro Bertambah Jadi 30 Orang |Republika OnlineRudal Rusia menghantam sebuah gedung apartemen di kota Dnipro, Ukraina.
続きを読む »
30 Tewas Akibat Serangan Rudal Rusia di Apartemen UkrainaKorban tewas akibat serangan rudal Rusia menghantam apartemen di Kota Dnipro, Ukraina, naik menjadi 30 jiwa pada Minggu (15/1/2023).
続きを読む »
Sedikitnya 35 Tewas Setelah Rudal Rusia Menghantam Gedung Apartemen UkrainaPara pejabat Ukraina mengatakan Senin (16/1) jumlah korban tewas akibat serangan rudal Rusia di sebuah gedung apartemen di Dnipro telah meningkat menjadi 35 orang, sementara kru penyelamat masih mencari korban di bawah reruntuhan. Gubernur daerah Dnipropetrovsk Valentyn Reznichenko mengatakan...
続きを読む »