APPI 'Pede' Risiko Kredit Macet Paylater Tak Pengaruhi Multifinance
Jakarta, CNBC Indonesia-
Otoritas Jasa Keuangan mewanti-wanti adanya risiko kredit macet di industri bayar tunda atau paylater. Per September 2022 tercatat rasio NPL paylater tembus level 7,61%. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia , Suwandi Wiratno Siahaan memandang kenaikan risiko kredit macet Paylater belum memberi pengaruh terhadap industri pembiayaan mengingat jumlah portofolio relatif besar dengan permodalan yang kuat.
Seperti apa dampak kredit bermasalah Paylater terhadap multifinance? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia , Suwandi Wiratno Siahaan dalam Power Lunch,CNBCIndonesia
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Intip Langkah Bank Ina (BINA) & Bank Oke (DNAR) Jaga Risiko Kredit Macet akibat Resesi?Dua bank kecil yakni Bank Ina dan Bank Oke berupaya menjaga kualitas kredit dengan pemantauan debitur secara intens dan menyiapkan pencadangan.
続きを読む »
Tumbuh Signifikan pada 2022, Atome Perluas Layanan Paylater di 2023Lebih dari 95 % pengguna mengambil opsi tenor cicilan pembayaran untuk 3 bulan dan 6 bulan
続きを読む »
Capai Pertumbuhan Signifikan Sepanjang 2022, Atome Perluas Layanan PaylaterKinerja pembiayaan Atome sepanjang 2022 kemarin juga mendukung angka nonperforming loan (NPL) yang kami miliki dalam batas yang rendah dan terjaga.
続きを読む »
Mayoritas Pengguna Paylater Ada di Jawa dan Bali, Ini BuktinyaIndustri paylater di Indonesia kini menjadi satu pendorong pemulihan ekonomi digital di Indonesia. Perusahaan-perusahaan di industri jasa keuangan itu terus berkembang.
続きを読む »
Hari Pertama Masuk Sekolah, Jakarta Macet Parah | merdeka.comLalu lintas (lalin) di beberapa wilayah Jakarta terpantau macet parah.
続きを読む »
Bakal Hadir Solusi Baru Atasi Macet Jakarta, Termasuk MotorHal ini tidak hanya untuk mengurangi macet tapi juga mendorong penggunaan angkutan umum.
続きを読む »