RELAWAN Ganjar Milenial Center (GMC) wilayah Lampung menggelar kegiatan pelatihan kewirausahaan Bouquet Balon Art di warung milenial Antasari Kedamaian, Bandar Lampung.
Koordinator wilayah GMC Lampung, Rico Kiat Sanjaya mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan kaum milenial hingga pemuda di Lampung dalam merancang usaha di bidang Bouquet.
Rico menyatakan, kegiatan ini juga untuk mempererat persaudaraan, solidaritas dan soliditas antar milenial dan pemuda di Bandar Lampung.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Tingkatkan Jiwa Wirausaha, GMC Gelar Pelatihan Bouquet Balon ArtRelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Lampung menggelar pelatihan kewirausahaan Bouquet Balon Art. Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan kaum milenial Lampung...
続きを読む »
Sukarelawan Ganjar Milenial Center Menggelar Pelatihan Bouquet Balon Art di BandarSukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) wilayah Lampung menggelar kegiatan pelatihan kewirausahaan Bouquet Balon Art di Warung Milenial, di Bandar Lampung
続きを読む »
Milenial di Lampung Diajari Tingkatkan Kreativitas dan Bisa Punya UsahaRelawan Ganjar Milenial Center (GMC) wilayah Lampung menggelar kegiatan pelatihan kewirausahaan Bouquet Balon Art di warung milenial Antasari Kedamaian, Bandar Lampung.
続きを読む »
27 Balon DPD RI Lanjut Verifikasi AdministrasiSebanyak 30 bakal calon (Balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menyerahkan berkas dukungan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut. Dari jumlah itu, 27 Balon DPD RI berkasnya dinyatakan memenuhi syarat, sedangkan 3 lainnya tidak memenuhi syarat dan dikembalikan.
続きを読む »
Santriwati Korban Pemilik Ponpes di Lampung 6: 3 Diperkosa, 3 DicabuliPolisi mengatakan jumlah santriwati yang menjadi korban dari pemilik pesantren di Lampung ada enam orang. Tiga orang diperkosa dan tiga lainnya dicabuli. Via: detikSumut
続きを読む »
Lakukan Kekerasan Seksual, Pemilik Pondok Pesantren di Lampung Ditangkap PolisiKasus pelecehan seksual yang dialami santriwati di Lampung kembali terjadi. Polisi menangkap pemilik pondok yang diduga telah melecehakan enam santri perempuan. Nusantara AdadiKompas
続きを読む »