Seorang remaja di Serbia melakukan pembunuhan massal di sekolah yang menewaskan delapan orang.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pembunuhan massal tersebut sudah direncanakan selama beberapa pekan.
Sebanyak delapan remaja dan seorang penjaga keamanan dilaporkan tewas karena serangan penembakan tersebut.Sebanyak enam remaja dan seorang guru terluka karena penembakan itu. Pihak kepolisian mengungkapkan motif dari serangan tersebut., pelaku diduga menggunakan senjata ayahnya untuk melakukan pembunuhan massal tersebut.Remaja tersebut juga dilaporkan kerap pergi ke arena menembak dengan ayahnya sebelum pembunuhan itu.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Insiden Penembakan Sekolah Serbia, 9 Tewas, Pelaku Masih 14 TahunPenembakan ini sontak menewaskan delapan murid dan seorang penjaga keamanan.
続きを読む »
Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa, Pengeroyok Remaja hingga Tewas di Cepu Diputus Sembilan Tahun PenjaraProses hukum terhadap Faisal Ananda, pelaku pengeroyokan terhadap Muhammat Romansyah (23) -warga Proliman RT 7/1, Desa Batokan, Kasiman, Kabupaten Bojonegoro- hingga meninggal dunia sudah memasuki tahap putusan pengadilan, Rabu (3/5).
続きを読む »
Sopir Bus Pingsan, Siswa 13 Tahun Lakukan Aksi Heroik Selamatkan Penumpang |Republika OnlineAksi heroik siswa 13 tahun ini terekam CCTV saat mengambil alih setir dari sopir bus.
続きを読む »
Bocah 13 Tahun Lakukan Penembakan Massal di Sekolah, 9 TewasSerbia diguncang penembakan massal. Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun menembak mati delapan siswa dan seorang penjaga keamanan di sebuah sekolah Beograd.
続きを読む »
Tingkat Inflasi Lebaran Tahun Ini Lebih Rendah Dibanding Tahun LaluRamadan dan Idulfitri umumnya ditandai dengan peningkatan daya beli masyarakat. Alhasil, harga komoditas, terutama pangan, biasanya akan mengalami inflasi saat momen tersebut tiba Pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) di 90 kota menunjukkan bahwa tingkat inflasi bulanan pada April lalu adalah 0,33 persen, naik dari 0,18 persen pada Maret lalu. Sedangkan inflasi tahunan mencapai 4,33 persen, menurun dari 4,97 persen di bulan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun 2022, tingkat inflasi yang terjadi pada tahun ini masih lebih rendah, jika diukur dengan tingkat inflasi bulanan. Saat itu, tepatnya bulan Mei, tingkat inflasi bulanan adalah 0,40 persen. “Lebaran memang berpengaruh terhadap peningkatan permintaan barang dan jasa dan perubahan harga di konsumen. Tetapi kali ini lebih rendah dibandingkan Lebaran 2023,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 2 Mei 2023. Inflasi yang lebih rendah pada momen Lebaran tahun ini disebabkan penurunan andil inflasi dari kelompok pangan. Pada April lalu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi andil inflasi sebesar 0,09 persen, sedangkan pada Mei 2022 andilnya mencapai 0,20 persen. Hal ini sejalan dengan penjelasan Margo. Ia mengatakan bahwa pasokan komoditas hortikultura tahun ini relatif terjaga karena ditopang oleh aktivitas panen sepanjang Maret sampai April 2023. Hal ini tercermin dari deflasi cabai merah dan cabai rawit yang meredam tingkat inflasi umum. Kemudian, kenaikan beberapa komoditas pangan pada April 2023 relatif lebih rendah dibandingkan momen Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Sumbangan terbesar pada inflasi Lebaran tahun ini berasal dari kelompok transportasi, yakni sebesar 0,11 persen. Kenaikan inflasi kelompok transportasi merupakan konsekuensi dari mobilitas mudik masyarakat yang membludak untuk menyambut Lebaran.
続きを読む »
Penembakan di Sekolah Serbia, Korban Tewas Bertambah Menjadi 9 OrangJumlah korban tewas dalam penembakan di sekolah Serbia pada Rabu 3 Mei 2023 bertambah menjadi 9 orang, terdiri atas 8 anak dan seorang penjaga sekolah
続きを読む »