Sistem proporsional tertutup menjadikan penentu caleg bukan rakyat, tetapi DPP partai
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto menyatakan bahwa partainya mendukung sistem pemilihan umum proporsional terbuka.
"Kita semua, seluruh anggota, menghendaki terbuka," kata Prabowo kepada wartawan di Kantor Badan Pemenangan Presiden Partai Gerindra, Jakarta, Sabtu . Baca Juga Prabowo menjelaskan bahwa melalui sistem pemilu proporsional terbuka memungkinkan keterwakilan yang lebih banyak."Jadi, umpama di satu dapil ada 6 calon di satu partai, maka ada yang mewakili perempuan, ada pemuda, ada ulama, ada buruh, dan ada petani," ucap Prabowo.
Dengan demikian, katanya, bagi sosok yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia ini, sistem pemilu proporsional terbuka akan lebih membuka keterwakilan dan lebih demokratis.Sebagaimana diketahui, sebanyak enam orang, yakni Demas Brian Wicaksono , Yuwono Pintadi , Fahrurrozi , Ibnu Rachman Jaya , Riyanto , dan Nono Marijono mengajukan Uji Materi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait sistem proporsional terbuka ke MK.
Permohonan tersebut teregistrasi dengan Nomor Perkara 114/PUU-XX/2022. Apabila gugatan uji materi tersebut dikabulkan Mahkamah Konstitusi , maka sistem Pemilu 2024 akan berubah menjadi sistem proporsional tertutup, di mana dengan sistem tertutup ini para pemilih hanya disajikan logo partai politik di surat suara, bukan nama kader partai yang mengikuti pemilihan legislatif.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Soal Sistem Pemilu 2024, Prabowo: Partai Gerindra Pilih TerbukaPrabowo Subianto mengatakan Partai Gerindra lebih menghendaki sistem proporsional terbuka di Pemilu 2024.
続きを読む »
Gerindra Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, Prabowo: Yang Terbuka Lebih DemokratisPartai Gerindra menolak perubahan sistem Pemilihan Umum (Pemilu) dari proporsional terbuka menjadi tertutup.
続きを読む »
Prabowo: Gerindra Dukung Sistem Pemilu Proporsional TerbukaPartai Gerindra menyatakan bahwa akan mendukung sistem pemilihan umum (pemilu) proporsional terbuka pada Pemilu 2024 mendatang.
続きを読む »
Pengamat Politik Wanti-Wanti Gerindra Soal Elektabilitas Prabowo yang Mulai TergerusPengamat Politik Adi Prayitno mengingatkan DPP Partai Gerindra terkait elektabilitas Prabowo Subianto.
続きを読む »
Prabowo Subianto Tegas Tolak Sistem Proporsional TertutupKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, partainya menghendaki pemilu dilakukan dengan sistem terbuka.
続きを読む »