Satpol PP Kota Bandung akan memantau lokasi-lokasi rawan kerumunan warga.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung tetap akan menjalankan pengawasan untuk mengingatkan masyarakat soal potensi penyebaran Covid-19. Pengawasan dilakukan khususnya di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan warga.
Rasdian mengatakan, upaya pengawasan masih berjalan, terutama di tempat-tempat berkumpulnya warga. Pasalnya, dengan dicabutnya kebijakan PPKM, kata dia, konsekuensinya tempat-tempat berkumpulnya warga bisa ramai masyarakat. Menurut dia, Satpol PP mempunyai dua mobil penyuluhan yang bisa dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat. “Kita petugas punya cara sendiri, kita disiapkan megaphone pengeras suara,” kata dia.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Ikuti Arahan Presiden, Wali Kota Bandung Beli Mobil Listrik Seharga Rp800 JutaPemerintah Kota Bandung membeli mobil listrik Lonic 5 seharga Rp800 jutaan sebagai kendaraan dinas Wali Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung membeli mobil listrik Lonic...
続きを読む »
Selama 2022, Ada 224 Pengaduan yang Masuk ke Satpol PP Kota DepokLienda Ratnanurdianny menyebut, selama 2022 ada 224 pengaduan yang masuk baik melalui online dan hotline dan seluruhnya sudah ditindaklanjuti
続きを読む »
David da Silva Semakin Nyaman Bermain di Persib BandungPenyerang Persib Bandung, David da Silva merasa semakin nyaman bermain bersama rekan-rekannya di Maung Bandung
続きを読む »
Dinkes Kota Bandung Pastikan tidak Temukan Kasus Keracunan |em|Chiki Ngebul|/em| |Republika OnlineDinkes Kota Bandung tingkatkan pengawasan terkait kasus 'chiki ngebul'.
続きを読む »