Seorang WNI ditangkap di Filipina karena membawa senapan jenis AR-15. Motif keberadaan dia di Filipina masih didalami. Internasional AdadiKompas
JAKARTA, KOMPAS – Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan penyelidikan tertangkapnya warga negara Indonesia bernama Anton Gobai di Filipina. Sejauh ini, ada sekumpulan fakta yang masih harus ditelusuri jika memang saling terkait. Akan tetapi, kemungkinan terbesar adalah kasus ini akan diproses hukum di Filipina, bukan di Indonesia.
“Kedutaan Besar Indonesia di Manila telah mengirim atase polisi ke kota General Santos di Provinsi Sarangani, Mindanao. Tidak lama lagi, tim dari Mabes Polri akan menyusul,” kata Duta Besar Indonesia untuk Filipina Agus Widjojo ketika dihubungi di Manila, Senin .
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Irjen Krishna Murti Bilang Ada WNI Seorang Pilot Ditangkap Polisi Filipina, Ini KasusnyaSeorang warga negara Indonesia (WNI) asal Papua bernama Anton Gobay ditangkap Kepolisian Filipina di Provinsi Sarangani, Filipina pada Sabtu, 7 Januari 2023 kemarin.
続きを読む »
WNI Ditangkap di Filipina Terkait Kepemilikan SenjataSeorang WNI asal Papua bernama Anton Gobay, ditangkap polisi di Filipina karena kasus kepemilikan senjata ilegal.
続きを読む »
Kapolri Perintahkan Hubinter Koordinasi dengan Kepolisian Filipina Soal WNI Bawa Senjata ApiPolri berkoordinasi dengan kepolisian Filipina mengenai penangkapan seorang WNI terkait kasus kepemilikan puluhan senjata api.
続きを読む »
WNI Ditangkap di FIlipina Karena Kepemilikan Senjata, Polri: Kami Akan TindaklanjutiPolri sudah berkoordinasi dengan atase kepolisian di Manila untuk menindaklanjuti informasi penangkapan WNI di Filipina.
続きを読む »
Pilot Indonesia Ditangkap Polisi Filipina karena Miliki Senjata ApiWNI yang ditangkap karena memiliki senjat api tersebut diketahui bekerja sebagai pilot di Filipina.
続きを読む »
Polisi Masih Dalami Dugaan Penangkapan WNI Gegara Beli Senjata di FilipinaPolri angkat bicara soal penangkapan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bernama Anton Gobay di Provinsi Kiamba, Filipina atas dugaan pembelia senjata.
続きを読む »