PJ. Bupati Tolikara Minta OPD Teknis Mendata Satu Bayi Satu Data
Penjabat Bupati Tolikara Marthen Kogoya,SH,M.AP menyampaikan sambutan ketika membuka pertemuan aksi konvergensi penanganan stunting di Hotel horizon Abepura Jumat, lalu. – Dalam rangka menurunkan angka Stunting di Tolikara, Penjabat Bupati Marthen kogoya,SH,M.AP kembali memerintahkan beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah OPD teknis untuk melakukan Pendataan satu bayi satu data atau by name by andress.
Menurut rencana panitia,kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari dimulai dari pembukaan Jumat hingga Selasa pekan depan . Menurut Marthen Kogoya, bahwa permasalahan stunting di berbagai daerah marak dibicarakan publik, tidak terkecuali di Kabupaten Tolikara, belum bebas dari masalah stunting pada bayi dan anak balita.
Dijelaskannya dari data hasil Survei Status Gizi Indonesia yang diumumkan pada Rapat Kerja Nasional BKKBN di bulan Januari yang lalu, bahwa prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24,4 dan pada Januari 2022 turun menjadi 21,66. Sementara di Provinsi Papua pada tahun 2021 prevalensi stunting sebesar 29,5”0 sedangkan di tahun 2022 meningkat sebesar 5,1Y6 menjadi 34,642.
“Sungguh ini merupakan kenyataan buruk bagi kita, dan menjadi pukulan berat yang harus kita terima. Kenyataan bahwa pembangunan di daerah yang selama ini dilakukan belum banyak membuahkan perubahan bagi masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Dia menambahkan Intervensi pemerintah yang perlu dilakukan adalah melalui pendekatan pendampingan yang berkesinambungan. Hal ini penting dilakukan karena dinilai sangat baik untuk memastikan bahwa setiap anak atau setiap keluarga mendapatkan pelayanan pembinaan supaya bisa membangun motivasi hidupnya yang bernilai tinggi. Konvergensi yang melibatkan berbagai pihak harus ditempuh dengan komitmen dukungan yang baik dari pihak-pihak terkait.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
PJ. Bupati Tolikara Minta OPD Teknis Mendata Satu Bayi Satu DataDalam rangka menurunkan angka Stunting di Tolikara, Penjabat Bupati Marthen kogoya,SH,M.AP kembali memerintahkan beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah OPD teknis untuk melakukan Pendataan satu bayi satu data atau by name by andress.
続きを読む »
Apa Jadinya saat Ganjar bertemu Ganjar: Satu Gubernur, Satu Lainnya Polisi, Ujungnya Saling CurhatGuburnur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan seorang polisi sempat berkelakar karena mengetahui bahwa mereka memiliki nama yang sama dengan nasib yang berbeda.
続きを読む »
Alasan Pengacara Minta Shane Tidak Satu Sel dengan Mario DandyPihak kuasa hukum Shane Lukas meminta pada kejaksaan dan rutan untuk tidak menempatkan kliennya satu sel dengan Mario Dandy.
続きを読む »
Pimpinan OPD Diimbau Proaktif Berikan Data Lengkap kepada BPKPenjabat Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH, M.AP, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pertemuan dengan Ketua Tim Martuama Saragi bersama 7 anggota di Aula Kantor Bupati Tolikara di Igari Kamis, (25/5).
続きを読む »
Dua Dokter Minta Keadilan, Desak RS Muhammadiyah Minta Maaf dan Ganti Rugi Rp5,1 MiliarDua dokter Feriyanto dan dr. Puri Sulistyowati terus mencari keadilan menuntut pihak RS untuk meminta maaf dan mengganti rugi atas dicabut serta dibatalkannya SP3 yang dikeluarkan pihak RS Muhammadiyah Palembang kepada mereka berdua.
続きを読む »
KPU Sebut Baru 9 Parpol Telah Buat Rekening Khusus Dana KampanyeKPU minta partai-partai yang belum membuat rekening khusus dana kampanye untuk segera membuatnya.
続きを読む »