Pertemuan Jokowi-Enam Ketum Parpol, Tak Diundangnya Surya Paloh, dan Wacana Koalisi Besar

日本 ニュース ニュース

Pertemuan Jokowi-Enam Ketum Parpol, Tak Diundangnya Surya Paloh, dan Wacana Koalisi Besar
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 74 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 70%

Rencana Presiden menemui para ketum parpol pendukungnya pertama kali diungkapkan Zulkifli Hasan, April lalu. Pertemuan disebut akan mendiskusikan situasi politik pasca-PDI-P memutuskan Ganjar Pranowo sebagai capres. Polhuk AdadiKompas

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Mardiono saat menghadiri Silaturahmi Ramadhan di Kantor DPP PAN, Jakarta, Minggu .

”Pak Mardiono hadir. Nah, kalau enam parpol yang mendapatkan undangan, berarti ada satu parpol koalisi yang tidak mendapat undangan,” ujar Baidowi.Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan tujuh ketua umum dan sekjen partai koalisi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu .Jokowi-Ma’ruf Amin terdiri dari tujuh parpol, meliputi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan , Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa , Partai Amanat Nasional , dan PPP.

Seperti diketahui, Surya telah membawa Nasdem mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal capres di. Posisi politik itu membuat relasi Paloh dan Nasdem dengan Jokowi dikabarkan merenggang. Adapun Surya Paloh terakhir terlihat di publik saat partainya menggelar acara buka puasa bersama mitra koalisinya di Koalisi Perubahan untuk Persatuan , yakni Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera , dan bakal capres yang diusung KPP, Anies Baswedan, di Nasdem Tower, Jakarta, Sabtu .

”Tentang hal yang berkaitan dengan pemilu presiden, kita menunggu hasil silaturahmi Lebaran nanti,” ujar Viva.Kabar dari Zulkifli Ajakan bertemu, menurut Zulkifli, setelah dirinya bertanya soal dinamika politik pasca-keputusan PDI-P mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capresnya pada 21 April lalu. ”Nanti aja, kita akan kumpul. Mudah-mudahan nanti cari waktu yang tepat. Bapak akan mengundang ketua-ketua umum partai untuk silaturahim,” ucap Zulkifli menirukan pernyataan Presiden.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

hariankompas /  🏆 8. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

Usai Bertemu Cak Imin, Prabowo Subianto Bakal Sambangi Puan Maharani hingga Arilangga HartartoUsai Bertemu Cak Imin, Prabowo Subianto Bakal Sambangi Puan Maharani hingga Arilangga HartartoUsai Bertemu Cak Imin, Prabowo Subianto Bakal Sambangi Puan Maharani hingga Arilangga Hartarto: Usai bertemu Ketum PKB Cak Imin, Prabowo Subianto rencanakan pertemuan dengan Puan Maharani hingga Airlangga Hartarto.
続きを読む »

Buruh Umumkan 4 Capres Pilihan, Ada Anies hingga Najwa ShihabBuruh Umumkan 4 Capres Pilihan, Ada Anies hingga Najwa ShihabPresiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan 4 calon presiden (capres) yang kemungkinan bakal didukung oleh Partai Buruh.
続きを読む »

2 Ciri Calon Presiden yang Jadi Pilihan Partai Buruh2 Ciri Calon Presiden yang Jadi Pilihan Partai BuruhPresiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal memberikan ciri-ciri calon presiden yang menjadi pilihan partai buruh.
続きを読む »

Momen Hasto Kristiyanto Bacakan Pantun saat Buka Pertemuan PDIPMomen Hasto Kristiyanto Bacakan Pantun saat Buka Pertemuan PDIPSekjen Hasto Kristiyanto membuka pertemuan Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan pantun.
続きを読む »

Airlangga dan AHY Usai Lakukan Pertemuan di CikeasAirlangga dan AHY Usai Lakukan Pertemuan di CikeasKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas Bogor
続きを読む »



Render Time: 2025-02-28 14:07:38