Proses calon pengganti Shell untuk menggarap Blok Masela sedang berjalan.
sedang berjalan. Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji proses selanjutnya sedang disiapkan
Saat ditanya apakah Pertamina akan mengambil hak partisipasi 35% yang dilepas Shell di Blok Masela, Tutuka mengatakan hal itu tergantung dari proses binding offer.Untuk diketahui, Pertamina dan Petronas sebelumnya dikabarkan bakal masuk ke Blok Masela. Kepala SKK Migas Swi Soetjipto menjelaskan, ketika Shell akan melepas proyek ini, maka porsinya terlebih dahulu mesti ditawarkan ke Inpex. Negosiasi pun berjalan, tapi Inpex memutuskan tidak mengambil porsi Shell.
Dwi bilang, pada saat yang sama Petronas juga menyatakan minat untuk masuk ke Proyek Masela. Menurutnya, jika memungkinkan Petronas akan bekerjasama dengan Pertamina untuk menggantikan Shell. "Kalau tahun ini saya belum yakin. Tapi saya harapkan semester satu tahun depan lah," ungkap Arifin di kantornya pada 2 Desember 2022.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Pengganti Shell di Blok Masela Bulan Depan, Siapa Dia?Pemerintah akan menetapkan binding offer Blok Masela pada bulan depan
続きを読む »
Harga BBM Shell Turun, Shell Super Cuma Beda Rp200 Perak dari PertamaxSejumlah produk bahan bakar minyak, atau BBM yang beredar di Indonesia mulai menyesuaikan harga memasuki Januari 2023. Shell baru hari ini menurunkan harga BBM-nya.
続きを読む »
Jokowi Hari ini Kunjungi Pengelola Blok Rokan, Wilayah Produksi Migas Terbesar RIPresiden Jokowi akan mengunjungi PT Pertamina Hulu Rokan dan meresmikan sistem penyediaan air minum di Riau hari ini.
続きを読む »
Kementerian ESDM setujui kontrak kerja sama 2 blok migas di AcehMenteri ESDM turut menyaksikan langsung penandatanganan kedua kontrak, yakni Wilayah Kerja Offshore North West Aceh (Meulaboh) dan Wilayah Kerja Offshore West Aceh (Singkil).
続きを読む »
Dua Blok Migas di Barat Aceh Dikelola Conrad Asia EnergyPotensi sumber daya minyak di Blok ONWA sebesar 800 juta barel (MMBO) dan gas 4,8 triliun kaki kubik (TCF). Di Blok OSWA, potensi minyak 1,4 miliar barel (BBO) dan gas 8,6 TCF. Ekonomi pun diharapkan tumbuh. Ekonomi AdadiKompas
続きを読む »