MESKIPUN Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih kurang lebih satu tahun lagi, suasana kampanye sudah mulai terasa.
Sejumlah billboard, baliho, spanduk, dan banner calon anggota legislatif dan eksekutif sudah bermunculan. Bermacam isu pun mulai digaungkan, plus janji-janji manis untuk memberikan iming-iming tentang Indonesia, provinsi, atau kabupaten/kota yang lebih baik. Tiap calon sudah memasang tagline yang bertujuan memikat calon pemilih.
Penerapan zipper system juga berperan dalam meningkatkan persentase yang signifikan pada Pemilu 2009, sebagaimana diatur dalam Pasal 55 ayat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, 'Di dalam daftar bakal calon sebagaimana dimaksud pada ayat , setiap 3 orang bakal calon terdapat sekurang-kurangnya 1 orang perempuan bakal calon'. Walaupun telah ada dua pendorong tersebut, persentase menurun pada Pemilu 2014.
Bukan hanya kuantitas, kualitas perempuan juga diperlukan untuk mendukung kebijakan yang baik. Persentase perempuan berpendidikan tinggi di Indonesia memiliki selisih tipis dari laki-laki. Badan Pusat Statistik mencatat bahwa 10,06% perempuan di Indonesia telah memiliki ijazah pendidikan tinggi, sedangkan laki-laki mencapai 9,28%. Walaupun selisihnya lebih besar sedikit daripada laki-laki, tetapi masih perlu ditingkatkan lagi agar perempuan memiliki kesadaran hukum dan politik.
Kerentanan perempuan menjadi korban kekerasan, bahkan pembunuhan akhir-akhir ini harus disoroti dengan serius di tingkat yang lebih tinggi. Apabila lebih banyak perempuan yang terpilih menjadi anggota parlemen, kemungkinan pengarusutamaan gender dalam setiap kebijakan yang dirancang dan disahkan akan lebih tinggi.
Secara psikologis, belum semua perempuan memiliki kepercayaan diri untuk berpolitik. Politik yang dianggap kotor dan penuh intrik membuat perempuan merasa tidak cocok untuk berada di sana. Dominasi laki-laki juga membuat perempuan merasa inferior. Benih kepercayaan diri itu berbanding lurus dengan terpelajarnya perempuan. Karena itu, pendidikan tinggi bagi perempuan juga perlu didukung agar tercipta kesadaran berpolitik.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
KPU Ajak PGI Untuk Bantu Sosialisasi Pemilu 2024Komisi Pemilihan Uumum (KPU) mengajak Persekutuan Gereja Indonesia atau PGI untuk bantu sosialisasi Pemilu 2024.
続きを読む »
Sri Mulyani Siapkan Rp 21,86 Triliun untuk Persiapan Pemilu 2024Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan anggaran sebesar Rp 21,86 triliun di APBN 2023 untuk persiapan pemilu 2024.
続きを読む »
AHY: Demokrat Targetkan 15 Persen di Pemilu 2024, Pilpres Kami Ingin Jadi PemenangAHY, seluruh jajaran pengurus DPP dan DPD se-Indonesia menyusun strategi dan langkah-langkah konsolidasi guna memenangi Pemilu 2024.
続きを読む »
Kabar Terbaru dari KPU Biak Soal Dapil pada Pemilu 2024KPU Kabupaten Biak Numfor, Papua menyampaikan kabar terbaru terkait daerah pemilihan atau Dapil pada Pemilu 2024.
続きを読む »
Jelang Pemilu 2024, FKP Kobar Ajak Semua Elemen Jaga Kondusivitas DaerahForum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kobar menggelar pertemuan rutin bertajuk silaturahmi dengan sejumlah unsur Forkopimda, pengurus organisasi paguyuban etnis dan...
続きを読む »
Pemilu 2024: Partai Demokrat Targetkan Perolehan Suara 15 PersenKetua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Partai Demokrat menargetkan perolehan suara 15 persen secara nasional pada Pemilu 2024.
続きを読む »