Penjualan Rumah Baru AS Sentuh Puncak dalam Lebih dari Setahun

日本 ニュース ニュース

Penjualan Rumah Baru AS Sentuh Puncak dalam Lebih dari Setahun
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 79 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 92%

Berita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa

PENJUALAN rumah baru di Amerika Serikat meningkat lebih dari yang diperkirakan pada September. Data pemerintah menunjukkan itu pada Rabu . Ini karena ketatnya pasokan realestat mendorong lebih banyak pembeli masuk ke pasar untuk membeli properti baru.

Penjualan rumah baru untuk satu keluarga meningkat ke tingkat tahunan sebesar 759.000 unit pada bulan lalu, disesuaikan secara musiman, kata Departemen Perdagangan dalam satu pernyataan. Ini merupakan laju tercepat sejak Februari 2022. Angka pada Agustus juga direvisi sedikit naik menjadi 676.000. Namun, harga jual rata-rata rumah baru yang terjual turun menjadi US$418.800 pada September.Kurangnya persediaan rumah yang ada meningkatkan permintaan terhadap properti baru, meskipun tingkat suku bunga hipotek tinggi setelah Federal Reserve AS dengan cepat menaikkan suku bunga pinjaman acuan untuk melawan inflasi. Angka penjualan September tahun ini lebih tinggi sekitar 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Permintaan keseluruhan lemah "Pergeseran pembelian ke rumah baru, karena kurangnya pasokan rumah yang ada, terus mengimbangi permintaan perumahan agregat yang sangat lemah," kata Kieran Clancy, ekonom senior AS di Pantheon Macroeconomics. Namun, dia menyatakan hati-hati atas margin kesalahan yang besar dalam data tersebut.

Bulan lalu, penjualan rumah yang ada, yang merupakan mayoritas di pasar, mencapai tingkat terendah dalam 13 tahun, menurut data industri. "Meskipun penjualan rumah baru mungkin lebih tangguh dibandingkan penjualan rumah lama, kami memperkirakan penjualan tersebut akan melemah pada kuartal keempat," kata ekonom Nancy Vanden Houten dari Oxford Economics dalam catatannya. Hal itu disebabkan tingginya suku bunga hipotek dalam 23 tahun serta melambatnya perekonomian dan pasar tenaga kerja.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

ProRaka Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo-Gibran di Pilpres 2024ProRaka Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo-Gibran di Pilpres 2024Berita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
続きを読む »

Ilusionis Indonesia Gangga Mascoditos Raih Merlin AwardIlusionis Indonesia Gangga Mascoditos Raih Merlin AwardBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
続きを読む »

Trotoar di Jalan Margonda Depok Menjadi Tempat Parkir KendaraanTrotoar di Jalan Margonda Depok Menjadi Tempat Parkir KendaraanBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
続きを読む »

Anti Ribet, Inilah 3 Cara Download Video di Facebook yang Mudah DilakukanAnti Ribet, Inilah 3 Cara Download Video di Facebook yang Mudah DilakukanBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
続きを読む »

Surya Internusa Group Kembali Gelar Program Beasiswa SMK SuryaciptaSurya Internusa Group Kembali Gelar Program Beasiswa SMK SuryaciptaBerita Terkini Seputar Opini, Berita Terbaru Indonesia, Berita Hari Ini, Berita Terpopuler, Media Indonesia | Referensi Bangsa
続きを読む »



Render Time: 2025-02-28 13:19:46