Peneliti Satwa Ungkap Alasan Buaya Pulangkan Jasad Balita Tenggelam di Sungai

日本 ニュース ニュース

Peneliti Satwa Ungkap Alasan Buaya Pulangkan Jasad Balita Tenggelam di Sungai
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 51%

Peneliti Satwa Liar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amir Ma'ruf mengatakan buaya mengembalikan jasad manusia memang memungkinkan untuk terjadi. Ini penjelasannya. Via: detik_sulsel

, Kalimantan Timur . Peneliti Satwa Liar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional Amir Ma'ruf mengatakan hal itu memang memungkinkan untuk terjadi.detikcomAmir mengatakan, kedekatan dengan manusia di sekitar habitatnya bisa menjadi salah satu faktor. Dia juga mengatakan buaya itu bisa saja sudah terbiasa dengan makanan tertentu.

"Jadi semacam sudah terbiasa dengan orang-orang. Nah kemudian, karena dia sudah terbiasa dengan jenis makanan tertentu," kata Amir. Lebih lanjut, Amir mengatakan kebiasaan dengan manusia di sekitar habitatnya bisa membuat buaya menganggap manusia bukan makanannya. Namun Amir menegaskan, kasus demikian tidak bisa dianggap terjadi pada semua buaya.

"Karena satwa pada umumnya, anggaplah bisa memenuhi timbal balik dengan manusia. Misalnya bukan hanya buaya, yang lain pun seperti itu, terus sering berinteraksi, bagi dia itu bukan makanannya," katanya.Sebelumnya, balita berusia 4 tahun bernama Muhammad Ziyad Wijaya tewas tenggelam saat bermain di Sungai Mahakam.

"Enggak ada yang hilang, semua utuh. Jadi buaya ini kalau di kita malah membantu menemukan pencarian korban," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kaltim Melkianus Kotta saat dihubungiBalita tersebut dilaporkan hilang selama 2 hari. Jasad korban kemudian ditemukan di Perairan Muara Jawa, Kutai Timur.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

detikcom /  🏆 29. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

Peneliti Satwa Bicara Fenomena Buaya Antarkan Jasad Balita Tenggelam di SungaiPeneliti Satwa Bicara Fenomena Buaya Antarkan Jasad Balita Tenggelam di SungaiPeneliti Satwa Liar BRIN Amir Ma'ruf berbicara soal fenomena buaya Sungai Mahakam yang mengantar jasad balita ke dekat keluarga.
続きを読む »

Kemunculan Satwa Liar Kabar Baik bagi Ekosistem MangroveButuh waktu tiga tahun untuk rehabilitasi ekosistem mangrove. Butuh puluhan tahun berikutnya untuk memulihkan kondisi ekosistem mangrove seperti sediakala. Iptek AdadiKompas
続きを読む »

Polisi Kembali Menggagalkan Penyelundupan Satwa Liar di Lampung SelatanPolisi Kembali Menggagalkan Penyelundupan Satwa Liar di Lampung SelatanSubdit IV Tipidter Dit Res Krimsus Polda Lampung menggagalkan perdagangan gelap satwa dilindungi dan sisik trenggiling asal Bengkulu
続きを読む »

Jelang Pembukaan Kebun Binatang Solo Safari, Gibran Temukan Sejumlah Satwa Kurus dan SakitJelang Pembukaan Kebun Binatang Solo Safari, Gibran Temukan Sejumlah Satwa Kurus dan SakitRencananya pembukaan Kebun Binatang Solo Safari akan dilaksanakan pada Jumat (27/1/2023).
続きを読む »

Harapan Wali Kota ke Solo Safari: Manajemen Baru, Satwa Makin SejahteraHarapan Wali Kota ke Solo Safari: Manajemen Baru, Satwa Makin SejahteraRADARSOLO.ID – Kerjasama pengelolaan antara Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dan Taman Safari Indonesia diharapkan mampu memberikan hiburan baru yang lebih menarik di kebun binatang yang nantinya mengusung nama Solo Safari itu. Manajemen baru tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan sa
続きを読む »



Render Time: 2025-04-03 07:16:45