Pendukung Kerajaan Inggris sebut ungkapan Harry seperti cerita artis kacangan
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sekutu keluarga Kerajaan Inggris menolak klaim Pangeran Harry dalam buku memoar barunya. Dalam buku itu Harry menggambarkan keluarga kerajaan sebagai institusi dingin dan tak berperasaan yang gagal dalam mendukung atau mengasuhnya.
Jurnalis veteran, penulis biografi dan teman Raja Charles III, Jonathan Dimbleby mengatakan pengungkapan Harry merupakan jenis"yang anda perkirakan dari selebriti kelas B" dan raja akan sedih dan frustasi dengannya. Pernyataan ini sebelumnya disampaikan dalam wawancara dengan Oprah Winfrey dan dokumenter Netflix enam episode yang rilis bulan lalu. Harry bukan anggota keluarga kerajaan Inggris pertama yang mengungkapkan rahasia keluarga.
Namun"Spare" jauh lebih detail tentang perbincangan dan keluhan pribadi dibandingkan pembongkaran rahasia sebelumnya. Dalam memoarnya itu Harry membahas dukanya saat ibunya meninggal dunia pada tahun 1997.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Geger Skandal di Kerajaan Inggris, Pangeran Harry Buka-bukaanKerajaan Inggris saat ini tengah diguncang skandal menghebohkan. Hal tersebut berkaitan dengan otobiografi salah satu anggota kerajaan, Pangeran Harry.
続きを読む »
Kronologi Pangeran Harry Gegerkan Inggris & Hilang PerjakaBegini kronologi hingga fakta kehebohan terbaru yang dibuat keluarga kerajaan Inggris Pangeran Harry.
続きを読む »
Harry Ngaku Sering Pakai Kokain, Tujuannya untuk Menentang KerajaanHarry mengaku sering memakai kokain sejak usia 17 tahun untuk menentang norma kerajaan Inggris.
続きを読む »
Inggris Geger, Pangeran Harry Dilaporkan Bunuh 25 Pejuang TalibanPutra bungsu Raja Charles III dituding melanggar kode etik militer Inggris.
続きを読む »
Ini 5 Fakta Buku Pangeran Harry 'Spare' yang Gegerkan InggrisBuku itu menguraikan keluhan Harry, relasi dengan Raja Charles serta Pangeran William, dan anggota kerajaan Inggris lain yang belum pernah dipublikasikan.
続きを読む »
Pangeran Harry Bunuh 25 Orang di Afghanistan saat Jadi Pilot Tempur InggrisBunuh 25 orang di Afghanistan, dia tidak bangga tapi juga tidak malu. Pangeran Harry dari Kerajaan Inggris telah mengakui membunuh 25 orang selama bertugas...
続きを読む »