'Kita ketahui setelah viral kemarin itu kan. Baru kita tindaklanjuti dengan mencari informasi dan kebenaran,'
Menurut Hadi, peristiwa itu terjadi pada Rabu lalu. Namun baru diketahui oleh polisi setelah viral di media sosial pada Jumat dan hari ini.
"Kita ketahui setelah viral kemarin itu kan. Baru kita tindaklanjuti dengan mencari informasi dan kebenaran. Setelah itu kita cek ke TKP bersama Polresta," ungkap Hadi."Sudah ditangani di Polresta, kita hanya bantu cek TKP saja," terangnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarna Praja, kasus itu kini sedang dalam tahap penyelidikan.
Namun terkait dengan kronologi dan penyebab secara detail korban masuk ke mesin produksi pembuatan paving, polisi belum bisa menjelaskan
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
2 Pekerja Perkebunan di Banyuwangi Diserang OTK, Polisi Kantongi Identitas PelakuPelaku penyerangan dan penganiayaan dua pekerja perkebunan Kalitlepak Banyuwangi oleh orang tak dikenal (OTK) akhirnya mulai menemukan titik terang Pelaku penyerangan...
続きを読む »
Ini Alasan Jokowi Sampai Harus Turun Tangan Cek Jalan di 'Lampung Dajjal''Jadi gini, ini kita baru kumpulkan data-data jalan jalan kabupaten dan kota'
続きを読む »
Mengejutkan Dunia, Patung Buddha Kuno Ditemukan di Negara MuslimMengejutkan dunia, baru-baru ini peneliti menemukan patung Buddha kuno di negara muslim Mesir.
続きを読む »
Dilanda Anomali Cuaca, Banyuwangi Siaga Wabah Demam BerdarahCuaca ekstrim, hujan panas yang tak menentu, membuat Pemkab Banyuwangi siaga. Kondisi ini rawan serangan demam berdarah (DBD) dan infeksi saluran pernafasan.
続きを読む »
Update Penyerangan Misterius di Perkebunan Banyuwangi, Korban yang Jadi Saksi Kunci Kondisinya MembaikKasus pembunuhan buruh perkebunan Afdeling Sumbermanggis Banyuwangi, menyisakan satu korban selamat yang jadi saksi kunci, kondisinya kritis akibat luka bacokan
続きを読む »
Hari Belanja ke Pasar dan UMKM Banyuwangi Kembali Digeber | merdeka.comGerakan belanja di pasar rakyat dan UMKM yang dicetuskan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sejak 2021 kembali digelar, Jumat (5/5). Gerakan rutin yang dilaksanakan setiap bulan pada tanggal 'cantik' oleh ribuan ASN ini, hasilnya didonasikan kepada warga kurang mampu, ibu hamil dengan risiko tinggi
続きを読む »