Malika Anastasia bocah berusia enam tahun yang diculik selama satu bulan mengaku mengalami trauma.
Ibunda Malika mengatakan, anaknya mendapat tindak kekerasan pelaku saat meminta diantar pulang untuk bertemu dengan orangtuanya.Selain mendapat tindak kekerasan ibunda malika bercerita, anaknya juga tidur dan makan sembarangan.
Untuk memulihkan trauma Malika, orangtua berencana membawa Malika berlibur setelah selesai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
[TOP 3 NEWS] Kondisi Malika di RS, Permintaan Korban First Travel, Pelaku Bakar Orang DitangkapKondisi Malika disebut membaik di RS Polri Kramat Jati usai diamankan setelah jadi korban penculikan.
続きを読む »
Jadi Korban Penculikan, Malika Alami Gangguan TidurKomnas PA mengungkapkan, Malika Anastasya, bocah enam tahun yang menjadi korban penculikan di Gunung Sahari mengalami gangguan tidur.
続きを読む »
Setelah Jadi Korban Penculikan, Jam Tidur Malika TergangguSejak ditemukan pada Senin (2/1/2023) malam, Malika Anastasya (6) mengalami gangguan susah tidur. Ia baru bisa tidur saat pukul 02.00 dini hari. Pemeriksaan lebih lanjut dengan melibatkan tenaga medis dan ahli psikolog. Metropolitan AdadiKompas
続きを読む »
Malika Anastasia Alami Trauma Berat Pasca Penculikan: Kerap Dipukul dan Dibentak!Tak hanya tidur dan makan sembarangan, Malika juga kerap dibentak, dipukul hingga ditendang oleh pelaku, terlebih ketika meminta diantar pulang untuk bertemu...
続きを読む »
Pengakuan Malika Korban Penculikan ke Menteri PPPA: Sering Diancam dan DicubitMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengunjungi Malika Anastasya, korban penculikan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (5/1/2023).
続きを読む »
Pasca Putusan MA, Kuasa Hukum Korban Tunggu Pelaksanaan Eksekusi Mati Terpidana Herry WirawanMahkamah Agung (MA) keluarkan putusan hukuman mati atas upaya kasasi terpidana Herry Wirawan. Kuasa hukum belasan korban terpidana, menyambut baik putusan itu
続きを読む »