Dua tahun berlalu, banyak pengidap Covid-19 pada awal pandemi masih mengalami gangguan penciuman. Mereka masih merasakan bau yang memualkan saat menghirup aroma makanan tertentu, perlengkapan mandi, dan bahkan orang yang mereka cintai.
untuk penderita parosmia pada Juni 2020 dan sekarang telah memiliki lebih dari 22.000 anggota.
"Mereka sering merasa hidup jauh dari kegembiraan," katanya. Dia menambahkan bahwa gangguan penciuman seperti parosmia berhubungan dengan kecemasan dan depresi. "Melelahkan hidup dengan [parosmia]," kata Kelly. "Baik dalam kenyataan atau ketakutan yang diharapkan, itu seperti alarm kebakaran berbunyi setiap lima menit pada hari Anda terjaga."Jen Watts gembira karena parosmia tidak menghentikannya menikmati margarita bersama saudara perempuannya
"Bersosialisasi bisa jadi sulit, tetapi untungnya teman dan keluarga saya luar biasa dan membuat penyesuaian untuk saya," katanya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Masjid Agung Jateng di Magelang Pusat Moderasi Beragama |Republika OnlineRencana pembangunan sempat tertunda dua tahun akibat pandemi.
続きを読む »
WHO Beri Peringatan Baru soal Covid-19, Bakal Meledak Lagi?Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman bagi dunia.
続きを読む »
Ribuan Tamu Hadiri Pernikahan Kiky Saputri, Praktisi Pernikahan: Undangan Tamu Pernikahan Alami Tren PeningkatanPascapandemi Covid-19, tren jumlah tamu undangan pernikahan kini mengalami peningkatan dibandingkan periode pandemi.
続きを読む »
Jokowi Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Terus Saling Bantu Walau PPKM Telah Dicabut |Republika OnlineMasyarakat Indonesia dapat mengambil pelajaran saat mengatasi pandemi Covid-19.
続きを読む »
Studi: Petugas Kesehatan Alami Tekanan Mental Lebih Tinggi Setelah Pandemi Covid-19 |Republika OnlinePandemi Covid-19 tidak saja berdampak pada ekonomi.
続きを読む »