Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay alias Nono (7) juga mengikuti International Abacus World Competition pada 2021. Saat itu ia berada di peringkat 3
), pada 2 April 2015, itu gagal meraih juara 1. Saat itu, Nono harus puas berada di urutan ketiga. Penyebabnya, gara-gara gangguan jaringan listrik dan sinyal telepon seluler.
Saat itu, dia dan suaminya tidak mengetahui hal itu. Sepekan kemudian, baru mereka ketahui ketika Nono sedang sibuk mengerjakan soal. Detik-detik terakhir pengumpulan soal, Nono mengalami kendala yaitu listrik padam disertai dengan jaringan seluler yang hilang muncul.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Bocah NTT Raih Juara Pertama Matematika Internasional, Tumbangkan 7.000 Siswa dari Seluruh DuniaSimak cerita tentang Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay, bocah NTT juara pertama Matematika tingkat internasional
続きを読む »
Perjuangan Nono di Kompetisi Matematika Dunia, Listrik Padam Saat BerlombaNuryati Seran, ibunda Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay alias Nono menceritakan perjuangan buah hatinya dalam kompetisi matematika internasional.
続きを読む »
Sosok Nono Peraih Juara 1 Olimpiade Matematika Asal NTTCaesar Archangels HM Tnunay atau Nono, meraih juara 1 Olimpiade Matematika Sempoa setelah mengalahkan sekitar 7.000 siswa dari seluruh dunia.
続きを読む »
Mengenal Abacus Brain Gym, Penyelenggara Kompetisi Matematika yang Dimenangkan Bocah NTTCaesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau akrab disapa Nono meraih posisi pertama dalam kompetisi tingkat dunia oleh Abacus World Competition.
続きを読む »
Mengenal Nono, Bocah SD yang Menjuarai Kompetisi Matematika DuniaFOTO Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay atau Nono menjadi juara pertama International Abacus World Competition 2022. Nano suka matematika sejak usia 5 tahun.
続きを読む »