Moskow mengatakan programnya membawa anak-anak dari Ukraina ke wilayah Rusia adalah untuk melindungi anak yatim dan anak-anak yang ditinggalkan di zona konflik.
Arsip - Seorang anak Ukraina ikut mengantre setelah tiba di Jerman dengan pesawat pengungsi pertama dari Moldova, setelah melarikan diri dari invasi Rusia ke Ukraina, di bandara internasional Frankfurt, Jerman, 25 Maret 2022.
"Dalam beberapa tahun terakhir, 700 ribu anak telah mengungsi bersama kami, melarikan diri dari pengeboman dan penembakan dari area konflik di Ukraina," tulis Karasin di kanal pesan Telegram miliknya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Mahal, Segini Biaya Perbaikan Tank Leopard Senjata UkrainaPerang Rusia vs Ukraina hari ini, biaya perbaikan tank Leopard senjata Ukraina mahal.
続きを読む »
Sebagian Karyawan Rosatom Meninggalkan Pembangkit Nuklir yang Diduduki RusiaPerang Rusia vs Ukraina hari ini: sebagian karyawan Rosatom meninggalkan pembangkit nuklir yang diduduki Ukraina.
続きを読む »
Kepergian Wagner Tidak Pengaruhi Potensi Tempur Rusia di UkrainaKepergian tentara bayararan Grup Wagner Group dari Ukraina tidak mempengaruhi potensi tempur Rusia di Ukraina.
続きを読む »
KBRI Moskow Bicara Soal Nasib Mahasiswa RI yang Meninggal Tenggelam di RusiaKBRI Moskow tengah berkoordinasi untuk memulangkan jenazah mahasiswa Indonesia dari Rusia, Jamaludin Maulana Rolobessy (Jamal).
続きを読む »
Prancis Rusuh: Lebih dari 1.300 Orang Ditangkap, 700 Toko DijarahLebih dari 1.300 orang ditangkap di Prancis pada malam keempat kerusuhan dan Presiden Emmanuel Macron membatalkan perjalanan ke Jerman.
続きを読む »
Kerusuhan Prancis: 2.000 Mobil Dibakar, 700 Toko, Supermarket, dan Bank DijarahKerusuhan Prancis yang terjadi di seluruh wilayah tampaknya telah menurun pada Sabtu (1/7/2023), karena puluhan ribu polisi telah dikerahkan di kota-kota.
続きを読む »