Microsoft bakal membayar US$ 20 atau Rp 296 miliar atas tuduhan pelanggaran privasi anak-anak.
bakal membayar US$ 20 atau Rp 296 miliar atas tuduhan pelanggaran privasi anak-anak. Pemerintah Amerika Serikat menuduh raksasa teknologi itu mengumpulkan informasi secara ilegal pada layanan game Xbox Live.
Disebutkan bahwa anak-anak membagikan gambar diri mereka sendiri di profil akun, merekam video dan audio diri, mencantumkan nama asli, dan log aktivitas mereka di Xbox Live. Microsoft juga diduga menyimpan informasi pribadi jutaan orang selama bertahun-tahun yang melakukan pendaftaran Xbox Live tapi tak menyelesaikannya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Penumpang Didenda Rp 1,4 Juta gegara Bawa Kue ke PesawatPenumpang pesawat dikenakan biaya sekitar Rp 700 ribu-an. Penyebabnya, dia membawa kue ke dalam penerbangan di Bandara Pallma de Mallorca, Spanyol.
続きを読む »
3 Perusahaan Didenda Rp 17,6 Triliun, Dituding Cemari Sumber Air MasyarakatPembayaran dana tersebut menyusul ribuan tuntutan hukum di seluruh negeri yang menuduh bahan kimia beracun digunakan dalam manufaktur perusahaan.
続きを読む »
Tujuh Orang Dihukum oleh Pemerintah Spanyol Atas Penghinaan Rasis Terhadap Vinicius |Republika OnlineEmpat orang didenda Rp 954 juta karena menggantung manekin Vinicius.
続きを読む »
Pelaku Aksi Rasisme terhadap Vinicius Junior Didenda dan Dilarang Masuk StadionInsiden rasisme yang dialami Vinicius memicu kecaman terhadap budaya sepak bola Spanyol dan cara pihak berwenang mengatasinya.
続きを読む »
Ngebut di Jalan Raya, Pengusaha Didenda Rp 1 MiliarSeorang pengemudi kaya telah didenda sekitar Rp1 miliar karena ngebut di jalan raya. Hukuman tersebut dihitung berdasarkan pendapatan si pelanggar.
続きを読む »