Mengupas Kebijakan Moneter Ketat

日本 ニュース ニュース

Mengupas Kebijakan Moneter Ketat
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 73 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 74%

Kebijakan moneter ketat diharapkan mampu menekan laju inflasi

, akan tetapi, inflasi saat ini agak berbeda karena sebagian besar dipicu oleh masalah geoekonomi dan geopolitik global. Ketimpangan rantai pasok global yang mengakibatkan keterbatasan bahan baku, krisis pangan, dan krisis energi paska Pandemi Covid-19, meletusnya perang Rusia-Ukraina, ketegangan Rusia dan NATO, serta kebijakan zero-covid di China semakin memperburuk perekonomian global dan mendorong laju inflasi di banyak negara.

Akibatnya, daya beli dan nilai mata uang domestik merosot sehingga kemampuan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan hidupnya menjadi semakin sulit. Kondisi ini akan memperburuk tingkat kesejahteraan, dan memicu berbagai dampak negatif dalam perekonomian. Secara teori, untuk menghadapi peningkatan laju inflasi, kebijakan suku bunga tinggi dapat diterapkan. Namun, kenyataan yang dihadapi saat ini tidak sesederhana itu mengingat berbagai kompleksitas pemicu inflasi. Peningkatan suku bunga di tengah ekonomi yang sedang tertekan akan semakin menggerus pertumbuhan ekonomi.

Dari sisi internal, liburan akhir tahun, hari raya Natal, hingga peningkatan konsumsi masyarakat pada bulan puasa dan lebaran Idul Fitri di kuartal pertama 2023 menjadi tantangan tersendiri. Peningkatan harga diyakini akan terus terjadi hingga periode tersebut. Tantangan berikutnya, Indonesia tak lama lagi memasuki tahun politik 2024 yang gemuruhnya akan mulai terasa di tahun 2023.

Tantangan perlambatan ekonomi dunia tahun 2023 disikapi dengan mengembangkan sejumlah kebijakan yang akomodatif. Beberapa potensi yang terus dioptimalkan seperti memaksimalkan Devisa Hasil Ekspor Sumberdaya Alam untuk mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah, penguatan kebijakan Makroprudensial yang inklusif dan berkelanjutan untuk kredit perbankan melalui insentif giro wajib minimum , khususnya pembiayaan pada sektor-sektor yang belum pulih paska Pandemi Covid-19.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

Pencabutan PPKM Harus Didasarkan Pemikiran, Data, dan Proyeksi yang KuatPencabutan PPKM Harus Didasarkan Pemikiran, Data, dan Proyeksi yang Kuat'Harus ada juga sekoci kebijakan-kebijakan afirmatif ketika masih muncul pandemi.'
続きを読む »

Kaleidoskop 2022: 10 Resep Paling Banyak Dicari, dari Bekal Sekolah hingga BasrengKaleidoskop 2022: 10 Resep Paling Banyak Dicari, dari Bekal Sekolah hingga BasrengKaleidoskop 2022: 10 Resep Paling Banyak Dicari, dari Bekal Sekolah hingga Basreng TempoCantika
続きを読む »

Hasil Piala AFF 2022: Hajar Brunei Darussalam, Kamboja Tempel Ketat Thailand dan IndonesiaHasil Piala AFF 2022: Hajar Brunei Darussalam, Kamboja Tempel Ketat Thailand dan IndonesiaKemenangan atas Brunei Darussalam membuat Kamboja menempel ketat Thailand dan Indonesia di klasemen Grup A Piala AFF. Berada di peringkat ketiga, Kamboja satu poin di belakang Thailand dan Indonesia.
続きを読む »

Usai Insiden Pelemparan, Kepulangan Bus Thailand Dijaga KetatUsai Insiden Pelemparan, Kepulangan Bus Thailand Dijaga KetatInsiden pelemparan ke bus Thailand membuat satuan pengamanan harus bekerja ekstra. Bus tim tamu pun mendapat penjagaan ketat saat kepulangan usai laga.
続きを読む »

Piala AFF 2022: Bus Timnas Thailand Keluar SUGBK dengan Pengawalan Ketat KepolisianPiala AFF 2022: Bus Timnas Thailand Keluar SUGBK dengan Pengawalan Ketat KepolisianTimnas Thailand menerima teror saat menjalani laga tandang menghadapi Indonesia pada pertandingan ketiga babak penyisihan Grup A Piala AFF 2022.
続きを読む »

Tahun Baru di Tengah Cuaca Ekstrem, Pantai di Kendal Diawasi Ketat PolairudTahun Baru di Tengah Cuaca Ekstrem, Pantai di Kendal Diawasi Ketat PolairudPolairud Polres Kendal siapkan posko SAR Terpadu/Relawan SAR Arnavat serta tim penyelamatan dan patroli laut di kawasan Pantai Ngebum dan Pelabuhan Kendal.
続きを読む »



Render Time: 2025-04-04 02:35:51