Seorang petani milenial asal Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Eko Suwarno, sukses membudidayakan anggur beragam jenis di belakang rumahnya.
SOLOPOS.COM - Petani milenial, Eko Suwarno, 39, sukses membudidayakan tanaman anggur di lahan belakang rumahnya, di Dukuh Tegalrejo, Desa Mojodoyong, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada Jumat . Petani milenial, Eko Suwarno, sukses membudidayakan tanaman anggur di lahan belakang rumahnya. Awalnya untuk coba-coba, namun saat panen pertama pada Desember 2022 lalu hasilnya bisa mencapai 200 kilogram.
Pria 39 tahun itu menguraikan tidak ada kriteria khusus untuk bisa membudidayakan anggur. Karena ia sendiri mengembangkan teknik pembibitan“Jadi bibit anggur lokal yang sudah adaptif dengan tanah di Indonesia atau tropis kami sambung dengan bibit anggur impor. Penyambungannya sederhana, cukup dengan dililit plastik. Kurang lebih dua bulan,Keuntungan membudidayakan dengan teknikadalah petani bisa menentukan jenis varietas yang mau dibuat.
“Untuk tanaman anggur sendiri sejak ditanam juga harus didukung dengan penyangga, karena memang tanaman merambat. Untuk media tanam, kami pakai yang istilahnya poros, pakai kotoran hewan 30%, sekam lapuk 30%, dan tanah 30%-40% yang bertujuan untuk kestabilan tingkat keasaman media tanam,” tambah Eko.Prospek kebun anggur Eko bisa dibilang menjanjikan.
Pengendalian hama dan penyakit menjadi tantangan mengelola kebun anggur. Cuaca yang cukup lembab ia siasati dengan menggunakan. Tanaman anggur cenderung bagus ketika cuaca panas dan curah hujan tidak terlalu tinggi.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Menengok Pameran Arsip Pandemi Covid-19 di Alun-Alun SurabayaUnair menggelar pameran arsip pandemi Covid-19 berisi tentang penanganan hingga penghargaan selama menangani wabah virus tersebut.
続きを読む »
KPU Sragen Terima Rp 26,6 M, Hanya untuk 8 BulanRADARSOLO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen menerima dana dari pemerintah pusat senilai Rp 26.610.004.000. Anggaran tersebut diestimasi hanya untuk delapan bulan kedepan. Termasuk digunakan untuk pembayaran badan ad hoc.
続きを読む »
Keramba di Sragen juga Terkena Upwelling: 70 Ton Ikan Mati, Kerugian Capai Rp 1,75 MiliarRADARSOLO.ID - Kejadian upwelling juga dialami petani Waduk Kedung Ombo (WKO) di Sragen. Namun, tidak separah Boyolali. Kerugian ditaksir Rp 1,75 miliar dari dua lokasi di Sumberlawang. Kerugian cukup besar lantaran umur ikan dinilai sudah siap panen.
続きを読む »
Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 5 Januari 2023, Sore Hujan LebatInformasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Kamis (5/1/2023), bisa Anda baca pada artikel ini.
続きを読む »
Ada Kandang di Kebun Binatang Surabaya Berumur 103 Tahun - JawaPos.comTahukah Anda bahwa ada satu kandang di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang umurnya paling tua. Kandang tersebut diperkirakan dibuat sebelum 1920.
続きを読む »
Kebejatan 2 Pemuda Lampung Timur yang Tega Menggilir Siswi SMP di KebunSiswi SMP di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur berinisial AD (14) hingga kini masih trauma usai digilir dua pemuda di kebun, Oktober 2022 lalu. Pelakunya...
続きを読む »