Saat ini, pemerintah masih mengevaluasi penaganan biaya bagi pasien Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Publik Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mekanisme pembiayaan pasien COVID-19 oleh pemerintah dinyatakan berakhir jika aturan terkait hal itu resmi dicabut."Selama aturannya masih belum dicabut, tentu masih berlaku ketentuan lama," kata Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Selasa .
Baca Juga Menurut Nadia, nantinya mekanisme pembiayaan pasien COVID-19 disamakan dengan jenis penyakit pada umumnya."Pembiayaan mengikuti pembiayaan seperti penyakit lainnya. Kalau situasinya bencana, merujuk ke Undang-Undang Kebencanaan dan Wabah," katanya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Multifinance Optimistis Pembiayaan Alat Berat ProspektifBeberapa perusahaan multifinance menatap bisnis pembiayaan alat berat pada tahun ini dengan sikap optimistis.
続きを読む »
Kondisi RS di Cina saat Lonjakan Kasus Covid-19Ruang perawatan dan ICU di RS Cina penuh dengan pasien, saat negara tersebut tengah menghadapi lonjakan kasus Covid-19
続きを読む »
Pembiayaan Leasing Capai Rp409,49 Triliun, OJK: Melonjak 12,96 PersenPerusahaan pembiayaan menorehkan kinerja positif sampai dengan November 2022, yang tercermin dari nilai outstanding mencapai Rp409,49 triliun.
続きを読む »
Leasing Lo Kheng Hong (CFIN) Incar Pembiayaan Alat Berat Rp600 MiliarLeasing yang sebagian sahamnya dimiliki investor Lo Kheng Hong, Clipan Finance (CFIN), mengincar bisnis pembiayaan alat berat pada 2023 tumbuh.
続きを読む »
Pembiayaan Utang Pemerintah Sepanjang 2022 Capai Rp688,5 Triliun, Turun 20,9 PersenPembiayaan utang tersebut juga lebih rendah dari rencana awal dalam Perpres No. 98/2022 yang ditetapkan sebesar Rp943,7 triliun.
続きを読む »
2023 Kasus Covid-19 di China Meledak Lagi, Ada Varian Baru?Para ilmuwan khawatir soal kemungkinan adanya varian baru saat kasus Covid-19 meledak di China.
続きを読む »