Mayoritas Konstituen Semua Parpol Ingin Sistem Proporsional Terbuka di Pemilu 2024 Pemilu2024
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Skala Survei Indonesia Abdul Hakim mengatakan mayoritas konstituen dari seluruh parpol di Indonesia masih menginginkan Pemilu 2024 dengan sistem proporsional terbuka.
"Bisa kita lihat bahwa mayoritas masyarakat Indonesia, yakni 63,0 persen masih setuju agar Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka," ujar Direktur Eksekutif SSI, Abdul Hakim dalam keterangannya, Kamis . "Dari 100 persen pemilih PAN, 70,0 persen setuju pemilu 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka. Sementara hanya 10,0 persen yang setuju pemilu 2024 diubah menggunakan sistem proporsional tertutup. Selebihnya, yakni 20,0 persen mengaku tidak tahu/tidak jawab/rahasia," kata Hakim.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Soal Sistem Proporsional Tertutup, Nasdem: Kedaulatan Konstituen Jangan Dirampas KembaliSekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Jhonny G Plate turut angkat bicara ihwal wacama sistem pemilu proporsional tertutup. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai...
続きを読む »
Dukung Pemilu Coblos Partai Bukan Caleg, Begini Penjelasan PDIPMuncul wacana kemungkinan Pileg 2024 bisa kembali menerapkan sistem proporsional tertutup dengan coblos parpol bukan caleg.
続きを読む »
PDIP Terima Laporan Perubahan Sikap Nasdem Usai Deklarasikan Anies |Republika OnlineAda etika politik yang harus dijaga parpol yang tergabung di koalisi pemerintahan.
続きを読む »
Mayoritas Negara Uni Eropa Dukung Tes Covid-19 bagi Pelancong dari ChinaSebagian besar negara Uni Eropa mendukung pemberlakuan aturan tes Covid-19 bagi pelancong dari China sebelum keberangkatan.
続きを読む »
Survei Indopol: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Polri Selama 2022Survei Indonesia Political terbaru menunjukkan responden mengaku puas dengan kinerja polisi tahun 2022 dengan tingkat kepercayaan publik mencapai 69,35 per...
続きを読む »
Rupiah Ditutup Menguat Bersama Mayoritas Mata Uang AsiaRupiah ditutup naik 0,12 persen ke Rp15.582,5 per dolar AS, bersama mata uang Asia lainnya.
続きを読む »