Menko Polhukam Mahfud Md menerima rekomendasi penyelesaian 14 kasus HAM berat di masa lalu dari Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM (PPHAM).
). Dia menyampaikan sejumlah kesulitan Tim PPHAM dalam mengungkap pelanggaran berat pada masa lalu.
"Kemudian sensitivitas di kalangan korban karena ketiadaan pendampingan negara yang memadai. Minta maaf selalu dijadikan contoh misalnya, tidak semua pelanggaran HAM berat itu mau dibuka," ujar Mahfud dalam konferensi pers penyerahan laporan tim pelaksana PPHAM di gedung Menko Polhukam, Kamis . Mahfud lalu sempat menyinggung keturunan korban penembakan misterius yang sudah menjadi direktur hingga diterima sebagai pegawai negeri sipil ."Misalnya korban petrus. Anaknya itu sudah banyak jadi direktur, pegawai negeri, sudah bagus
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Menko PMK Bersama Menko Polhukam Terima Laporan dari Tim Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa LaluMenko PMK bersama dengan Menko Polhukam menerima laporam dari Tim Pelaksana Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu di Kantor Kemenko Polhukam
続きを読む »
Mahfud MD: Kasus Tragedi Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM BeratMenkopolhukam Mahfud MD mengungkapkan, kasus tragedi Kanjuruhan, Malang, mungkin ada pelanggaran HAM biasa.
続きを読む »
Mahfud MD Beberkan Sulitnya Ungkap Kasus HAM Berat Masa LaluMahfud MD membeberkan alasan mengapa pemerintah selama ini kesulitan mengungkap kasus kejahatan HAM berat masa lalu.mediaindonesia referensbangsa mahfud Sumber:
続きを読む »
Mahfud Md Ungkap Alasan Tragedi Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM BeratMahfud menyebut, banyak yang tidak bisa membedakan antara pelanggaran HAM berat dan tindak pidana atau kejahatan.
続きを読む »