Konsep Masyarakat Madani Menurut Syed Muhammad Naquib Al Attas |Republika Online

日本 ニュース ニュース

Konsep Masyarakat Madani Menurut Syed Muhammad Naquib Al Attas |Republika Online
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 135 sec. here
  • 4 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 57%
  • Publisher: 63%

Al Attas merasa bahwa konsep civil society memiliki problem filosofis yang mendasar.

Istilah Masyarakat Madani kembali mengemuka ke tengah publik Asia Tenggara setelah Anwar Ibrahim mewacanakan kembali istilah ini ketika ia menjabat sebagai perdana menteri baru Malaysia dengan slogan baru yakni Negara Madani.

Maka sebagai sebuah analisis historis menjadi satu hal yang penting untuk melakukan pelacakan pada sosok yang sekiranya mencetuskan istilah tersebut pada awalnya sehingga kita bisa memahami apa makna dari istilah yang hingga kini masih menjadi bahan perdebatan khususnya dalam dunia akademik Tanah Air.

Tentu forum ini bukan forum satu-satunya Al Attas menjelaskan tentang konsep masyarakat madani tersebut. Namun bisa dikatakan bahwa penjelasan dalam forum UKM pada tahun 1996 telah memeberikan gambaran terperinci tentang makna dari masyarakat madani menurut Al Attas. Sehingga tulisan ini secara penuh akan menganalisis makna dari masyarakat madani menurut Al Attas dari materi yang disampaikan oleh Al Attas dalam forum yang diselenggarakan UKM tersebut.

Tatanan semacam ini mungkin dapat eksis dan mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu namun ia berkembang tanpa jiwa . Akibatnya kota tersebut tidak disimbolkan dengan harmoni tetapi justru chaotic. Implikasinya, seorang bisa menjadi citizen yang baik tetapi ia tidak dituntut untuk menjadi good man itu sendiri.

Spirit yang sama juga diperjuangkan oleh Aristoteles dimana ia menuliskan satu karya khusus berjudul Nicomachean Ethics yang menurut Al Attas merupakan fondasi bagi karyanya Politics. Dengan kata lain Aristoteles mengharapkan bekerjanya politik -penyelenggaraan kota- mesti didasarkan pada etika dan bukan sebaliknya atau terpisah dua pembahasan tersebut.

Bisa dikatakan basis metafisika yang dimaksud dalam konteks ini adalah mengenai apa yang meniscayakan manusia semestinya bermoral. Pertanyaan ini akan masuk lebih jauh ke dalam pendefinisian siapa manusia dan apa tujuannya. Tanpa jawaban atas pertanyaan metafisik-eksistensial ini maka akan menjadi absurd untuk seorang memilih hidup bermoral.

Sebagai contoh bisa jadi seorang senang dalam kasus A sementara di kasus B ia mengalami kesedihan. Dengan kata lain ada perubahan emosi yang sangat cepat. Maka kemudian Aristoteles juga menyimpulkan bahwa kebahagiaan sejati hanya mungkin dialami ketika kita telah meninggal dan hanya lewat tangan orang lainlah yang kemudian akan menilai apakah seorang tersebut dalam hidupnya diliputi kebahagiaan atau tidak.

Al Attas kemudian menjelaskan bahwa berbeda dengan keterbatasan akal manusia dalam kasus Aristoteles dalam rangka menyediakan fondasi metafisik bagi etika yang justru berujung kepada “kekaburan” tentang hakikat manusia, agama menyediakan fondasi metafisik yang lebih kokoh. Alasannya karena agama tidak mengalami problem sumber ilmu sebagaimana kasus Plato dan Aristoteles yang kesulitan mencari sumber pengetahuan yang utuh tentang hakikat manusia.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

republikaonline /  🏆 16. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

SP PLN Tolak Konsep Power Wheeling Masuk Kembali di RUU EBETSP PLN Tolak Konsep Power Wheeling Masuk Kembali di RUU EBETAbrar juga meminta kepada seluruh stake holder PLN, untuk terus mengawal pembahasan RUU EBET tersebut.
続きを読む »

Siap-siap Mobil Ini Dilarang Isi Pertalite, Konsep Sudah JadiSiap-siap Mobil Ini Dilarang Isi Pertalite, Konsep Sudah JadiKementerian ESDM mengabarkan bahwa konsep BBM tepat sasaran sudah dikirim, tinggal menunggu terbitnya aturan
続きを読む »

PBNU Gelar Muktamar Internasional Fikih Peradaban, Bahas Negara Bangsa hingga Konsep KafirPBNU Gelar Muktamar Internasional Fikih Peradaban, Bahas Negara Bangsa hingga Konsep KafirAda tiga pembahasan utama yang akan dalam forum Muktamar Internasional Fikih Peradaban di Surabaya, Jawa Timur dua pekan ke depan. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama...
続きを読む »

Sharp Eco-Bition Usung Konsep Pelestarian Lingkungan, Banyak Promonya Hlo!Sharp Eco-Bition Usung Konsep Pelestarian Lingkungan, Banyak Promonya Hlo!Sharp Corporation yang hadir di sejak 110 tahun lalu selalu menemani konsumen setianya di seluruh dunia melalui inovasi produk dan teknologi.
続きを読む »

Durian Lovers Merapat! Ini Deretan Wisata Kebun Durian di Kota SemarangDurian Lovers Merapat! Ini Deretan Wisata Kebun Durian di Kota SemarangBerikut sejumlah tempat wisata yang mengusung konsep kebun durian di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
続きを読む »

Keterbatasan Ekonomi, Pemenuhan Gizi Belum Jadi Prioritas Sebagian MasyarakatKeterbatasan Ekonomi, Pemenuhan Gizi Belum Jadi Prioritas Sebagian MasyarakatKeterbatasan ekonomi membuat sebagian kalangan belum memprioritaskan pemenuhan gizi berkualitas bagi anak dan keluarga mereka.
続きを読む »



Render Time: 2025-04-03 13:36:53