Komnas HAM meminta semua pihak untuk tidak menyebarkan info-info provokatif terkait dengan penangkapan Gubernur Papua, Lukas Enembe oleh KPK.
Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia meminta semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi provokatif terkait dengan penangkapan Gubernur Papua, Lukas Enembe. Diketahui, Lukas Enembe ditangkap dan ditahan KPK atas kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek-proyek di lingkungan Pemprov Papua.
Dalam kesempatan ini, Atnike juga meminta agar aparat keamanan di Papua tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan dalam mengendalikan aksi massa. Dia menekankan agar aparat keamanan tetap mengutamakan langkah humanis.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Komnas HAM Sebut Kekerasan di Papua Meningkat Usai Lukas Enembe DitangkapKomnas HAM menemukan adanya tanda meningkatnya kekerasan di Papua usai penangkapan Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe.
続きを読む »
Keluarga Murka Lukas Enembe Ditangkap KPK: Itu Penculikan! Bagaimana Negara Ini? - Pikiran-Rakyat.comAdik Lukas Enembe, Elius Enembe melayangkan protes ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penangkapan sang kakak.
続きを読む »
Dokter Pribadi: Lucu Kalau Dibilang Lukas Enembe Sehat, Lukas Itu Sakit |Republika OnlineLukas disebut sakit jantung, hipertensi, ginjal, kencing manis, diabet, dan stroke.
続きを読む »
Komnas HAM Tetap Mendesak Penyelesaian Hukum Kasus HAM Masa LaluMeski negara telah mengakui sekaligus menyesalkan pelanggaran HAM berat di 12 peristiwa masa lalu, Komnas HAM tetap mendesak ada terobosan dalam penyelesaian secara hukum. Polhuk AdadiKompas
続きを読む »
AHY Berharap Lukas Enembe Diberi Ruang Pulihkan Kondisi KesehatanAHY berharap KPK memberikan ruang bagi Lukas Enembe untuk memulihkan diri sebelum menjalani semua proses hukum.
続きを読む »