Kementerian Kesehatan buka suara terkait keputusan Presiden Joko Widodo terkait pelarangan penjualan rokok ketengan.
Aturan ini sendiri tertera dalam Keppres Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023.
Juru bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan kebijakan ini diambil salah satunya untuk menurunkan prevalensi rokok remaja mengingat angkanya cenderung mengalami kenaikan setiap tahun. "71 persen remaja membeli rokok ketengan dan 60 persen saat remaja membeli tidak ada larangan," kata dr Nadia kepada detikcom, Selasa .dr Nadia menambahkan sebanyak 78 persen penjualan rokok di sekitar sekolah mencantumkan harga ketengan sehingga lebih terjangkau oleh kelompok tersebut. Hal itu membuat prevalensi merokok remaja 10-18 tahun meningkat dan diperkirakan tumbuh 15 persen pada 2024.
"Upaya pengendalian zat tembakau melibatkan lintas sektor seperti pelarangan rokok batangan, ukuran peringatan kesehatan bergambar diperbesar yg saat ini 40 persen, pelarangan iklan, sponsorship, media luar juga termasuk kebijakan fiskal terkait kenaikan cukai rokok semua ini untuk menurunkan upaya merokok pada usia 10-18 tahun yang terus meningkat," jelas dr Nadia.
Pengawasan iklan, promosi, sponsorship produk tembakau di media penyiaran, media dalam dan luar ruang, dan media teknologi informasi;Baca juga:
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Antisipasi Lonjakan Turis, Presiden Joko Widodo Minta Slot Penerbangan DitambahPresiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk menambah slot penerbangan guna mengantisipasi lonjakan turis domestik dan mancanegara pada musim libur akhir tahun.
続きを読む »
Pemkab Pamekasan Luncurkan Program Cakupan Kesehatan Semesta |Republika OnlineMasyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis di semua fasilitas kesehatan.
続きを読む »
Curhat Peserta Manfaatkan JKN untuk Berobat-Operasi Batu EmpeduKehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan dinilai membantu masyarakat.
続きを読む »