Kelompok Bajak Laut Paling Berbahaya di Dunia

日本 ニュース ニュース

Kelompok Bajak Laut Paling Berbahaya di Dunia
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 83 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 36%
  • Publisher: 51%

Kelompok Bajak Laut Paling Berbahaya di Dunia Sindonews BukanBeritaBiasa .

bukanlah sebuah cerita belaka yang selama ini dikenal di dongeng atau film. Eksistensi mereka pernah terlihat jelas pada zaman dulu, terlebih di masa penjelajahan.

Hingga kini, sejumlah perairan di dunia masih menjadi wilayah kekuasaan bajak laut. Mereka kerap melakukan perompakan terhadap sejumlah kapal. Berikut adalah perompak paling berbahaya di dunia.Viking adalah kelompok bajak laut yang sangat terkenal dan ditakuti di seluruh dunia. Perompak asal Eropa Utara ini beroperasi hingga ke Palestina dan Laut Kaspia. Laman Scandinavia Facts menyebut bahwa Viking merupakan pionir untuk para petualang dan sangat luas dalam melakukan perjalanan.

Sebagai bajak laut, mereka dikenal karena kemampuan dan kebengisannya. Viking tak segan melakukan kekerasan demi mencapai tujuan, yakni memperoleh kekayaan. Tentu saja, para prajuritnya dimotivasi dengan ideologi kekerasan, yang mengagungkan ketangguhan, keberanian, serta kesetiaan. Tidak hanya populer sebagai bajak laut andal, Viking juga dipandang sebagai kelompok yang sangat baik dalam bidang konstruksi dengan kemampuan artistiknya.

Dalam satu kapal, biasanya diisi oleh sekitar 80 pelaut tangguh. Namun, kekuatan tempurnya disebut masih jauh di bawah Viking. Dunia mengenal kelompok perompak Karibia sebagai kumpulan orang-orang profesional yang berani bertaruh nyawa demi mendapatkan uang.Perompak Somalia juga dikenal sebagai bajak laut yang berbahaya. Mereka telah mengubah lautan di timur Afrika menjadi perairan yang sangat berbahaya di dunia.

Tercatat, ada 237 insiden serangan yang dikaitkan dengan perompak Somalia pada 2011. Namun, antara tahun 2015 hingga 2020, jumlahnya menurun drastis menjadi hanya 13 insiden. Hal ini dianggap sebagai upaya bersama dari berbagai pihak dalam mengurangi kejahatan di laut.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

5 Negara Tertua di Dunia, Ada Sarang Bajak Laut yang Pernah Sandera WNI5 Negara Tertua di Dunia, Ada Sarang Bajak Laut yang Pernah Sandera WNIMungkin di antara kamu ada yang bertanya-tanya apa saja negara tertua di dunia? Dunia pernah diyakini sebagai superbenua, atau dikenal sebagai 'Pangea'. Ini penjelasannya
続きを読む »

PLTD di Karimunjawa Gangguan Teknis, PLN Kirim Tujuh Unit Genset Cadangan |Republika OnlinePLTD di Karimunjawa Gangguan Teknis, PLN Kirim Tujuh Unit Genset Cadangan |Republika Onlinelistrik di Karimunjawa memang masih mengandalkan pasokan dari PLTD Legon Bajak.
続きを読む »

Mengenal Annapurna I, Gunung Paling Mematikan di DuniaMengenal Annapurna I, Gunung Paling Mematikan di DuniaAnnapurna I merupakan gunung tertinggi kesepuluh di dunia, dengan ketinggian mencapai 8.091 meter di atas permukaan laut.
続きを読む »

Saat Kelompok Janda Tentara Rusia Minta Putin Perintahkan Mobilisasi Pasukan Besar-besaran di Ukraina...Saat Kelompok Janda Tentara Rusia Minta Putin Perintahkan Mobilisasi Pasukan Besar-besaran di Ukraina...Kelompok janda tentara Rusia meminta Putin memerintahkan mobilisasi pasukan besar-besaran guna memastikan kemenangan di Ukraina.
続きを読む »

5 Hewan Paling Lambat di Dunia Selain Kukang5 Hewan Paling Lambat di Dunia Selain KukangBerikut adalah daftar 5 hewan paling lambat di dunia. Ada yang bergerak 1 cm per jam.
続きを読む »

Pertumpahan Darah Baru di Burkina Faso, Kelompok HAM Salahkan Relawan MilisiPertumpahan Darah Baru di Burkina Faso, Kelompok HAM Salahkan Relawan MilisiSebanyak 28 mayat ditemukan di wilayah barat laut Burkina Faso selama akhir pekan lalu, ungkap pemerintah negara itu. Sementara itu, para aktivis HAM menyalahkan milisi sukarelawan yang dibentuk untuk mendukung pertempuran tentara melawan kelompok jihadis atas meninggalnya para korban...
続きを読む »



Render Time: 2025-04-05 10:04:58