Beberapa karyawan TikTok dilaporkan cemas dengan kebijakan baru yang diterapkan perusahaan.
Ilustrasi seseorang membuka aplikasi TikTok dilaporkan cemas dengan kebijakan baru yang diterapkan perusahaan. Mereka panik soal adanya penilaian baru yang meninjau kinerja.
TikTok pun mengakui adanya kebijakan baru itu. Perusahaan menyebut kalau itu ditujukan demi meninjau secara adil bagaimana kinerja pegawainya yang berjumlah lebih dari 130.000 orang di seluruh dunia. Namun beberapa karyawan justru khawatir kalau kebijakan baru itu bisa berdampak pada pemutusan hubunngan kerja hingga potong gaji, sebagaimana dilaporkan Tech in Asia dari Wall Street Journal, Selasa . pada unit usaha lain seperti Lark, yang merupakan aplikasi komunikasi di tempat kerja.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
WSJ: Karyawan TikTok Panik Takut PHK dan Bonus DipangkasManajer di TikTok diminta memberikan penilaian kinerja lebih buruk ke anak buahnya.
続きを読む »
Kaku Saat Joget TikTok, Aaliyah Massaid Disebut Lagi PencitraanDalam video yang diunggah akun TikTok Harris Vriza, tampak kekasih Thariq Halilintar itu ikut joget TikTok bersama Harris Vriza.
続きを読む »
TikTok Shop Boleh Beroperasi Lagi di Indonesia, Ini Syarat dari PengusahaKamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mempersilahkan TikTok Shop untuk kembali membuka bisnis di Indonesia.
続きを読む »
Kadin Minta TikTok Shop Patuhi Regulasi Jika Ingin Beroperasi Lagi di IndonesiaTikTok Shop harus berusaha secara sehat, salah satunya adalah dengan mendapatkan legalitas dari pemerintah.
続きを読む »
Oknum Fans Fuji Lagi-Lagi Bikin Ulah, Kini Giliran Lesti Kejora 'Diserang' Usai Foto Bareng AaliyahFans Fuji juga menyerang Lesti Kejora karena tak pernah mengunggah foto bersama, tetapi mengunggah foto bareng Aaliyah Massaid dan Tissa Biani.
続きを読む »
Kantornya Lagi-Lagi Digeledah KPK, Mentan Amran Buka SuaraMentan Amran Sulaiman buka suara soal kantornya lagi-lagi digeledah KPK. Apa kata Amran?
続きを読む »