Kadin mengatakan BPUM diperlukan karena UMKM belum sepenuhnya survive dan masih ada yang dalam tahap pemulihan
Jakarta, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri Indonesia meminta pemerintah melanjutkan kembali Bantuan Produktif Usaha Mikro atau Bantuan Langsung Tunai untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada 2023.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang mengatakan dukungan BLT perlu dilanjutkan karena UMKM belum sepenuhnya survive dan masih ada yang dalam tahap pemulihan pascapandemi covid-19 yang berlangsung 2 tahun terakhir. "Saat ini boleh dikatakan UMKM kita ini belum dalam kondisi survive. Mungkin sebagian kecil sudah ada, tetapi sebagian besar dalam proses pemulihan. Mereka pasti butuh bantuan dalam hal ini," jelasnya, Kamis .
Menurutnya pemerintah perlu menyiapkan solusi lainnya, jika BLT UMKM tahun depan dihapus. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah mendorong lembaga keuangan, baik perbankan maupun non perbankan untuk mempermudah bantuan modal terhadap UMKM dengan prinsip prospek usahanya.Kemkop dan UKM: BPUM Diberikan kepada UMKM "Karena UMKM ini kalau katakanlah meminjam permodalan mereka harus memenuhi standar permodalan perbankan tidak akan mungkin mereka penuhi itu.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Ekonomi Mulai Pulih, Tidak Ada BLT UMKM Tahun Depan - Pikiran-Rakyat.comMenteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan bahwa pemerintah tak akan lagi memberikan BLT UMKM pada tahun depan.
続きを読む »
Sedih! BLT Jenis Ini Dihapus pada Tahun 2023, Menteri Teten Ungkap AlasannyaBerikut ini adalah alasan dari Menteri Teten mengapa BLT UMKM dihapus pada tahun 2023.
続きを読む »
Kadin: Penguatan UMKM Perlu jadi Fokus 2023Indonesia harus fokus meningkatkan kekuatan ekonomi dalam negeri, salah satunya dengan penguatan UMKM.
続きを読む »
Ribuan Pengemudi Ojek ”Online” di Kota Cirebon Belum Terima BLT BBMMeski telah mengajukan data sejak September lalu, ribuan pengendara ojek daring di Kota Cirebon belum menerima bantuan langsung tunai terkait kenaikan harga BBM. Padahal, mereka sangat terdampak kenaikan harga BBM. Nusantara AdadiKompas
続きを読む »
Penyaluran BLT BBM untuk Ojek ”Online” di Kota Cirebon Tunggu Petunjuk PusatSekitar 2.000 pengendara ojek ”online” di Kota Cirebon, Jawa Barat, terancam tidak menerima bantuan langsung tunai bahan bakar minyak tahun ini. Pemkot beralasan belum menerima petunjuk pelaksanaan dan teknis BLT. Nusantara AdadiKompas
続きを読む »