Inflasi itu terutama didorong oleh harga pangan, yang mecatat tingkat tertinggi di kawasan Asia Selatan.
Liputan6.com, Jakarta Lonjakan inflasi kembali melanda negara di kawasan Asia Selatan, Pakistan. Mengutip US News, Rabu inflasi Pakistan naik ke rekor 36,4 persen pada bulan April, naik dari 35,4 persen pada Maret 2023.BACA JUGA: Bank Indonesia Bongkar Kunci Sukses Kendali Inflasi Ramadan dan Lebaran 2023 BACA JUGA: Selasa Sore, Kurs Rupiah Ditutup Melemah ke 14.
Sementara itu, Kementerian keuangan Pakistan mengatakan bahwa inflasi utama diperkirakan akan tetap pada tingkat yang tinggi di bulan-bulan mendatang, meskipun kebijakan moneter kontraktif oleh bank sentral. 2 dari 4 halamanBank Indonesia Bongkar Kunci Sukses Kendali Inflasi Ramadan dan Lebaran 2023Bank Indonesia meyakini, inflasi April 2023 tetap terkendali di tengah periode Ramadan dan Lebaran 2023. Adapun berdasarkan data Badan Pusat Statistik , inflasi bulanan April 2023 tercatat sebesar 0,33 persen. Sehingga secara tahunan menjadi 4,33 persen, turun dari level bulan sebelumnya yang sebesar 4,97 persen.
"Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam pengendalian inflasi," kata Erwin. Kelompok volatile food secara tahunan mengalami inflasi 3,74 persen , lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 5,83 persen . "Inflasi bulanan di 2023 di bulan April 0,33 persen dan ini lebih rendah dibandingkan dengan Ramadan dan lebaran di tahun 2022,” kata Margo di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Selasa .
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Tingkat Inflasi Lebaran Tahun Ini Lebih Rendah Dibanding Tahun LaluRamadan dan Idulfitri umumnya ditandai dengan peningkatan daya beli masyarakat. Alhasil, harga komoditas, terutama pangan, biasanya akan mengalami inflasi saat momen tersebut tiba Pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) di 90 kota menunjukkan bahwa tingkat inflasi bulanan pada April lalu adalah 0,33 persen, naik dari 0,18 persen pada Maret lalu. Sedangkan inflasi tahunan mencapai 4,33 persen, menurun dari 4,97 persen di bulan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun 2022, tingkat inflasi yang terjadi pada tahun ini masih lebih rendah, jika diukur dengan tingkat inflasi bulanan. Saat itu, tepatnya bulan Mei, tingkat inflasi bulanan adalah 0,40 persen. “Lebaran memang berpengaruh terhadap peningkatan permintaan barang dan jasa dan perubahan harga di konsumen. Tetapi kali ini lebih rendah dibandingkan Lebaran 2023,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 2 Mei 2023. Inflasi yang lebih rendah pada momen Lebaran tahun ini disebabkan penurunan andil inflasi dari kelompok pangan. Pada April lalu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi andil inflasi sebesar 0,09 persen, sedangkan pada Mei 2022 andilnya mencapai 0,20 persen. Hal ini sejalan dengan penjelasan Margo. Ia mengatakan bahwa pasokan komoditas hortikultura tahun ini relatif terjaga karena ditopang oleh aktivitas panen sepanjang Maret sampai April 2023. Hal ini tercermin dari deflasi cabai merah dan cabai rawit yang meredam tingkat inflasi umum. Kemudian, kenaikan beberapa komoditas pangan pada April 2023 relatif lebih rendah dibandingkan momen Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Sumbangan terbesar pada inflasi Lebaran tahun ini berasal dari kelompok transportasi, yakni sebesar 0,11 persen. Kenaikan inflasi kelompok transportasi merupakan konsekuensi dari mobilitas mudik masyarakat yang membludak untuk menyambut Lebaran.
続きを読む »
Inflasi Masih Tinggi, IMF Ingatkan Bank Sentral Tetap HawkishIMF mengatakan bahwa ekspektasi inflasi menjauh dari target inflasi bank sentral.
続きを読む »
BPS: Inflasi April Melesat 0,33%, Efek LebaranIndeks Harga Konsumen bulan April 2023 mengalami inflasi sebesar 0,33% secara bulan ke bulan (mtm).
続きを読む »
Jangan Kaget! Inflasi Lebaran RI Bakal Terbang TinggiInflasi pada bulan Ramadan dan Lebaran lalu diperkirakan meningkat tajam dari bulan sebelumnya.
続きを読む »
Tren Inflasi Ramadan-Lebaran 2023 Melambat dari Tahun 2022, BPS Jelaskan PenyebabnyaInflasi April 2023 tercatat 0,33 persen, lebih lambat dari inflasi saat momen Lebaran pada Mei 2022 yang tercatat sebesar 0,40 persen mtm.
続きを読む »