Presiden Jokowi diminta menolak usul masa jabatan kades selama 9 tahun karena dinilai tidak sesuai dengan prinsip pembatasan kekuasaan.
Menurut Peneliti PSHK M Nur Ramadhan, wacana itu cenderung bertentangan dengan semangat pembatasan kekuasaan dan masa jabatan dan berbau transaksional.untuk menolak wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa dan menunda rencana untuk merevisi UU Desa sampai setelah Pemilu 2024," kata Nur dalam keterangan pers seperti dikutip Kompas.com, Kamis .
Sebab, kata Nur, tuntutan memperpanjang masa jabatan Kades tidak mendasar, sangat dipaksakan, bahkan cenderung transaksional."Jika dikalkulasikan, wacana memperpanjang masa jabatan kades menjadi 9 tahun akan memungkinkan seorang kades dapat menjabat hingga 27 tahun," ujar Nur. Tujuannya untuk persiapan revisi UU tersebut. Sebab menurutnya aturan yang sudah berusia sembilan tahun itu butuh perbaikan.
Menurutnya, isu perpanjangan masa jabatan kades menjadi yang paling seksi dari sekian poin pembahasan. Sehingga isu tersebut kemudian mengemuka ke publik.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,7 Triliun untuk Perbaiki 9.000 Km Jalan DaerahPresiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) sebagai petunjuk pelaksanaan kebijakan pembangunan jalan daerah.
続きを読む »
Stafsus Presiden Ungkap Target Jokowi Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca |Republika OnlineStafsus Presiden memaparkan target Presiden Jokowi menurunkan emisi gas rumah kaca.
続きを読む »
Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Menteri yang Sibuk Deklarasi Kandidat untuk Pilpres 2024Para sukarelawan meminta Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja menteri yang sibuk mendeklarasikan kandidat untuk Pilpres 2024.
続きを読む »
Jokowi Cerita Tolak Lockdown di Awal Pandemi Covid-19: Saya Semedi 3 HariJokowi kembali bercerita soal keputusannya di awal pandemi Covid-19, di mana dia memutuskan Indonesia tidak menerapkan kebijakan lockdown.
続きを読む »
Stafsus Presiden Diaz Cek Pengolahan Sampah jadi Bahan Bakar: Target Presiden Turunkan EmisiStaf Khusus Presiden Joko Widodo, Diaz Hendropriyono, mengatakan memang Presiden RI menargetkan adanya penurunan emisi, dengan penggunaan bahan bakar pengganti batu bara.
続きを読む »