Infografis Bocah Palestina Sekarat dan Mati Kelaparan di Gaza

日本 ニュース ニュース

Infografis Bocah Palestina Sekarat dan Mati Kelaparan di Gaza
日本 最新ニュース,日本 見出し
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 31 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 83%

UNICEF memperingatkan kematian bocah Palestina di Jalur Gaza akibat kelaparan kemungkinan melonjak pesat. Terutama, bila penyerangan dan pengepungan militer Israel tetap berlanjut.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak-Anak atau UNICEF memperingatkan kematian bocah Palestina di Jalur Gaza akibat kelaparan kemungkinan melonjak pesat. Kondisi mengenaskan ini dikhawatirkan terjadi seiring berlanjutnya penyerangan dan pengepungan militer Israel.

'Kemungkinan besar ada lebih banyak anak yang berjuang untuk hidup di salah satu rumah sakit terakhir yang masih beroperasi di Gaza. Bahkan, Kemungkinan lebih banyak anak di bagian utara yang tidak bisa mendapatkan perawatan sama sekali,' ujar Adele Khodr selaku Direktur Regional UNICEF Timur Tengah dan Afrika Utara, Minggu 3 Maret 2024.

'Sekarang, kematian anak-anak yang kami khawatirkan sudah terjadi dan kemungkinan akan meningkat dengan cepat, kecuali perang berakhir dan hambatan terhadap bantuan kemanusiaan segera diatasi,' petinggi UNICEF tersebut menambahkan.

このニュースをすぐに読めるように要約しました。ニュースに興味がある場合は、ここで全文を読むことができます。 続きを読む:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

日本 最新ニュース, 日本 見出し

Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。

Israel-Palestina: Puluhan pengungsi Gaza tewas saat Israel bebaskan dua sanderaIsrael-Palestina: Puluhan pengungsi Gaza tewas saat Israel bebaskan dua sanderaSaat pasukan khusus Israel menyelamatkan dua warganya yang diculik oleh Hamas, ada kelegaan yang dirasakan keluarga mereka. Namun di sisi lain, upaya penyelamatan pada 12 Februari malam itu telah meninggalkan kemarahan di Gaza, di mana lebih dari 70 orang dilaporkan tewas.
続きを読む »

Gaza-Palestina: ‘Kami terpaksa membiarkan pasien-pasien menjerit selama berjam-jam’Dokter-dokter dari berbagai penjuru Gaza bercerita mengenai bagaimana mereka terpaksa mengoperasi pasien tanpa anestesi,harus menolak pasien dengan kondisi kronis,dan merawat luka yang membusuk dengan peralatan medis seadanya.
続きを読む »

Lebih 100 Warga Palestina Tewas, 760 Luka, Ditembak Saat Berebut Bantuan di GazaLebih 100 Warga Palestina Tewas, 760 Luka, Ditembak Saat Berebut Bantuan di GazaWarga Gaza kini terpaksa makan kaktus, akibat langkanya persediaan pangan di tengah blokade oleh Israel. Di Gaza utara, satu dari enam anak di bawah usia 2 tahun alami kekurangan gizi, kata PBB. Dalam catatannya, sepertiga populasi Gaza juga terancam kelaparan.
続きを読む »

Indonesia Kecam Penembakan Warga Sipil Palestina oleh Israel di GazaIndonesia Kecam Penembakan Warga Sipil Palestina oleh Israel di GazaIndonesia mengecam keras penembakan warga sipil Palestina oleh Israel di Gaza yang menewaskan sekurangnya 100 orang yang sedang mencari bantuan kemanusiaan. Indonesia mengingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa tidak ada satu pun negara yang berada di atas hukum. Sebanyak 115 orang tewas dan lebih dari 700 lainnya terluka akibat serangan Israel kepada warga Jalur Gaza yang mencari bantuan kemanusiaan. Hal ini mendapat kecaman dari komunitas internasional.
続きを読む »

Palestina: Makanan jatuh dari langit - Mengapa pengiriman bantuan AS ke Gaza dari udara dinilai kontroversial?Palestina: Makanan jatuh dari langit - Mengapa pengiriman bantuan AS ke Gaza dari udara dinilai kontroversial?AS telah melakukan pengiriman bantuan kemanusiaan pertamanya ke Gaza melalui udara. Namun, upaya ini dikritik oleh beberapa organisasi kemanusiaan karena 'mahal dan sembrono'.
続きを読む »

HEADLINE: UNICEF Peringatkan Potensi Ledakan Anak Palestina Mati Kelaparan di Gaza, Respons Global?HEADLINE: UNICEF Peringatkan Potensi Ledakan Anak Palestina Mati Kelaparan di Gaza, Respons Global?Upaya terbaru untuk merundingkan gencatan senjata antara Hamas dan Israel yang ditargetkan dapat dimulai sebelum bulan suci Ramadan, sejauh ini belum membuahkan hasil menyusul perbedaan prinsip.
続きを読む »



Render Time: 2025-02-27 00:40:41