Hipmi Sragen memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di 2023 tidak akan signifikan. Kenaikan harga BBM dan UMK 2023 jadi tantangan.
“Saya rasa ekonomi di 2023 ini masih stagnan kalau pengusaha tidak bisa bersaing atau memiliki inovasi. Saya kira tidak ada perubahan signifikan dalam ekonomi di 2023 ini. Di sisi lain ada isu resesi dunia yang akan sampai ke Indonesia juga menjadi dilema bagi pengusaha di daerah,” jelas Syaifuddin yang menekuni bisnis properti itu.
“Pengadaan beras bisa menggandeng petani atau pengusaha beras Sragen. Bila terpaksa mendatangkan dari luar bisa dalam bentuk barter barang, misalnya beras dibarter dengan sayuran dari Karanganyar, dan seterusnya,” katanya.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Resmi! Nilai UTBK Jadi Syarat Masuk PKN STANPKN STAN tetapkan nilai UTBK SNBT 2023 menjadi syarat seleksi administratif SPMB STAN 2023.
続きを読む »
Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 5 Januari 2023, Sore Hujan LebatInformasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Kamis (5/1/2023), bisa Anda baca pada artikel ini.
続きを読む »
3 Desa di Sragen Ini Jadi Sasaran Program Desa Tumis 2023Dinas Sosial Sragen tahun 2023 ini merencanakan ada tiga dasa yang jadi sasaran Program Desa Tuntas Kemiskinan (Tumis). Program sebelumnya di Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, belum sepenuhnya rampung.
続きを読む »
Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 6 Januari 2023, Sore Hujan LebatInformasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Jumat (6/1/2023), bisa Anda baca pada artikel ini.
続きを読む »
Stok Darah PMI Sragen Hari Ini 6 Januari 2023Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Jumat (6/1/2023), bisa disimak di sini.
続きを読む »
Hipmi Sragen Ajak Bupati Berdayakan UMKM untuk Dorong Pertumbuhan EkonomiHipmi Sragen minta Bupati memberdayakan UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di 2023. Himpi menilai perhatian Pemkab pada pembedayaan UMKM belum optimal.
続きを読む »