Geger Suntik Mayat di Jawa Barat, Kisah Wabah Pes Tempo Dulu: Pernah terjadi wabah pes di Jawa Barat, kebijakan suntik mayat diberlakukan pemerintah, simak selegnkapnya.
PIKIRAN RAKYAT - Kisah penolakan warga atas penguburan jasad di dekat tempat tinggalnya serta upaya paksa pengambilan jenazah yang positif oleh keluarga mewarnai pagebluk Covid-19 di negeri ini. Di Tatar Pasundan tempo dulu, peristiwa serupa juga pernah terjadi terkait kebijakan suntik mayat terhadap warga yang diduga tewas karena wabah. Penolakan itu bahkan berujung kegemparan dan kerusuhan di masyarakat.
Musababnya, sang camat menjelaskan aturan agar orang-orang yang meninggal disuntik dan diambil darahnya guna diperiksa penyebab kematiannya karena penyakit pes atau bukan. Penjelasan baru sampai sana, sejumlah warga berdiri dan menentangnya. Demikian suara penolakan warga sebagaimana ditulis koran berbahasa Sunda, Sipatahoenan, pada Kamis 19 Agustus 1937.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Polda Metro Jaya Bongkar Makam Halimah, Istri ke-5 Tersangka Wowon - Tribunnews.comMakam Haliman berada di Desa Karangtanjung, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
続きを読む »
Jawa Barat Tak Butuh Beras Impor, Ridwan Kamil Beri Peringatan buat Kepala DaerahRidwan Kamil mengatakan Jawa Barat tak memerlukan beras impor lantaran setiap tahun surplus 1,5 juta ton.
続きを読む »
Surplus 1,5 Ton Beras, Ridwan Kamil Sebut Jawa Barat Tidak Perlu ImporRidwan Kamil mengatakan dengan adanya kenaikan harga beras, pihaknya akan melakukan intervensi ke pasar.
続きを読む »
Harga Beras Masih Tinggi, Ridwan Kamil: Jawa Barat Tidak Boleh ImporPemerintah pusat telah memutuskan impor beras. Namun, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai, beras impor seharusnya tidak masuk ke Jabar karena produksi padi di provinsi itu kerap surplus. Nusantara AdadiKompas
続きを読む »
Jawa Barat Tidak Butuh Beras ImporKETERSEDIAAN beras di Jawa Barat mencukupi bahkan surplus. Hal ini membuat Jawa Barat tidak membutuhkan keberadaan beras impor. 'Jawa Barat setiap tahunnya surplus 1,5 juta ton, sehingga tidak perlu impor beras,' tutur Gubernur Jawa Barat. Ridwan Kamil.
続きを読む »
Polisi Telusuri Aset Wowon Pembunuh Berantai yang Habisi Nyawa 9 Orang di Jawa BaratPolda Metro Jaya masih terus melakukan pengembangan terkait kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Erawan alias Eki, Duloh dan Dede Solehudin.
続きを読む »