GUBERNUR Jateng mendorong beras premium andalan Provinsi Jateng menjadi merek dagang branded yang tersebar ke seluruh wilayah Indonesia.
GUBERNUR Jawa Tengah mendorong beras premium andalan Provinsi Jateng menjadi merek dagang branded yang tersebar ke seluruh wilayah Indonesia. Beras itu adalah Rojolele Srinuk asal Kecamatan Delanggu, Klaten, Jateng.
Ganjar mengatakan, para petani lokal di Klaten sudah produktif menghasilkan beras unggulan Rojolele Srinuk ini. Menurut Ganjar, dengan kualitas apik dan gizi yang menyehatkan, beras ini bagus dikonsumsi masyarakat Indonesia. Di seluruh Kabupaten Klaten, para petani telah menanam Rojolele Srinuk di 24 Kecamatan yang tersebar ke 123 titik. Merek beras ini telah beredar di Pulau Jawa hingga Bangka Belitung dengan kisaran harga Rp 13.500 sampai Rp 14.500 per kilogram.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Di Bawah Kepemimpinan Ganjar, Kearsipan Jateng Dapat Pengakuan dari UNESCOKearsipan Provinsi Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kembali mendapat pengakuan UNESCO.
続きを読む »
Ganjar Bawa Jateng Jadi Provinsi Pengawasan Pangan Segar TerbaikGanjar Pranowo berhasil membawa Jateng menjadi provinsi terbaik dalam pengawasan pangan segar di Indonesia.
続きを読む »
Ganjar Bawa Jateng Jadi Provinsi Pengawasan Pangan Segar Terbaik |Republika OnlineOKKP-D merupakan otoritas yang berwenang melakukan pengawasan pangan.
続きを読む »
Bapanas Nobatkan Jateng Provinsi Pengawasan Pangan Segar TerbaikBadan Pangan Nasional (Bapanas) menobatkan Jateng menjadi provinsi dengan pengawasan pangan segar terbaik di Indonesia lewat Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Jateng.
続きを読む »
HUT Ke-73 Provinsi Papua, Lukas Enembe Resmikan Kantor Gubernur Papua dan 8 Bangunan LainDalam rangka perayaan HUT ke-73 Provinsi Papua, Lukas Enembe meresmikan Kantor Gubernur Papua dan delapan bangunan lainnya di Jayapura.
続きを読む »
Gubernur Ganjar Beri Bantuan RTLH pada 50 Kader PDIP di Jateng | merdeka.comPolitikus berambut putih itu menemui langsung para penerima bantuan di rumah Ketua Ranting PDI Perjuangan, Sumarwan, Kamis (29/12/2022). Besaran bantuan sebanyak Rp20 juta per rumah dari anggaran non APBD maupun APBN.
続きを読む »