Erdogan Tak Sudi Dukung Swedia Gabung NATO Setelah Pembakaran Al Quran TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bereaksi keras terhadap pembakaran Al Quran di Swedia. Dalam pidatonya setelah rapat kabinet, ia mengatakan Swedia seharusnya tidak mengharapkan dukungan Turki untuk keanggotaan NATO setelah protes pada akhir pekan lalu. Dalam protes di dekat kedutaan Turki di Stockholm itu, dilakukan pembakaran Al Quran di Swedia oleh Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras.
Kedua negara bisa diterima sebagai anggota NATO bila semua anggotanya yang berjumlah 30 negara menyetujui permintaan tersebut.Ankara sebelumnya mengatakan Swedia khususnya harus terlebih dahulu mengambil sikap yang lebih jelas terhadap militan Kurdi yang disebut oleh Turki sebagai kelompok teroris.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Kecam Pembakaran Alquran di Swedia, Warga Turki Bakar Bendera SwediaAksi protes di Turki digelar pasca pembakaran Alquran di Swedia oleh tokoh garis keras Rasmus Paludan dalam demo di depan kedubes Turki di Stockholm
続きを読む »
Turki Ancam Blokir Swedia Menjadi Anggota NATO Buntut Insiden Pembakaran Alquran - Tribunnews.comPresiden Turki mengancam tak akan memberikan persetujuannya kepada Swedia untuk bergabung dengan NATO buntut insiden pembakaran Al-Quran.
続きを読む »
Heboh Alquran Dibakar, Erdogan Ngamuk, Swedia & NATO 'Pusing'Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Swedia pada hari bahwa mereka seharusnya tidak mengharapkan dukungannya untuk bergabung dengan NATO.
続きを読む »
Turki Kecam Keras Pembakaran Al Quran di SwediaYayasan keagamaan Turki Istanbul Syriac Kadim Foundation pada Sabtu (21/1) mengecam 'keras' pembakaran Al Quran oleh seorang ekstremis sayap kanan Swedia-Denmark di Stockholm.
続きを読む »
Turki Istanbul Syriac Kadim Foundation Kecam Keras Pembakaran Alquran di Swedia |Republika OnlineSeorang ekstremis sayap kanan Swedia-Denmark kembali membakar Alquran.
続きを読む »
Indonesia Kutuk Keras Pembakaran Al-Qur'an di Swedia: Lukai ToleransiPemerintah Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran salinan Al-Qur'an oleh Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Garis Keras.
続きを読む »