Serangan Israel di Gaza sudah melampaui batas-batas hak membela diri dan telah berubah menjadi tindakan penindasan, kekerasan, pembantaian, dan kekejaman, ...
Istanbul - Serangan Israel di Gaza sudah melampaui batas-batas hak membela diri dan telah berubah menjadi tindakan penindasan, kekerasan, pembantaian, dan kekejaman, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Kamis.
“Berapa banyak lagi bom yang harus jatuh di Gaza agar Dewan Keamanan PBB dapat mengambil tindakan?” tambahnya, melanjutkan kritiknya terhadap ketidakefektifan badan tersebut.
日本 最新ニュース, 日本 見出し
Similar News:他のニュース ソースから収集した、これに似たニュース記事を読むこともできます。
Erdogan Batalkan Rencana ke Israel Imbas Serangan di GazaErdogan batalkan rencana ke Israel karena menilai serangan Tel Aviv di Jalur Gaza begitu brutal dan menjijikkan.
続きを読む »
Israel-Hamas: Kisah suster Katolik yang menolak tinggalkan Gaza demi merawat korban serangan IsraelPara biarawati di Gaza menampung dan merawat lebih dari 600 warga sipil yang terdampak serangan udara Israel. 'Mereka adalah orang-orang penting dalam kehidupan saya dan saya tidak akan pergi dari sini,' ujar salah satu biarawati.
続きを読む »
Warga Yahudi di Eropa Kutuk Serangan Israel di Gaza, Sebut Pembantaian Israel Lebih Besar dari HamasKecaman bukan dari warga Muslim saja tapi juga warga Yahudi yang tinggal di Eropa. Dari Glasgow, London, hingga Barcelona, warga Yahudi bergabung dalam dalam demonstrasi pro-Palestina.
続きを読む »
Erdogan soal Gempuran Israel ke Jalur Gaza: BarbarPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan serangan Israel ke Gaza, Palestina, adalah aksi barbar.
続きを読む »
Anak Gaza Mulai Tulis Identitas dan Gelang Pengenal agar Dikenali bila Tewas Dibunuh Serangan IsraelMulai banyak warga Palestina gunakan gelang pengenal, dan menuliskan identitas di berbagai bagian tubuh agar dapat dapat dikenali bila terbunuh serangan Israel
続きを読む »